3 Tahanan Kabur dari Polsek Balongbendo Terancam Hukuman Tambahan

Dugaan Tembok Tahanan Mapolsek Balongbendo Yang dilubangi oleh tersangka untuk melarikan diri | Foto: Muhaimin
Dugaan Tembok Tahanan Mapolsek Balongbendo Yang dilubangi oleh tersangka untuk melarikan diri | Foto: Muhaimin
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-SIDOARJO – Tiga tahanan yang diduga kabur dari tahanan Kepolisian Sektor Balongbendo, Sidoarjo pada Minggu (28/11/2021) lalu, terancam lebih lama meringkuk di dalam jeruji besi.

Ads

Pasalnya, penyidik Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resort Kota Sidoarjo, menerbitkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) terhadap tiga tahanan tersebut.

Bacaan Lainnya

“Terkait SPDP baru terhadap ketiga orang itu benar adanya. Bukan terkait tahanan kabur, tidak ada itu tahanan kabur. Mereka dapat SPDP baru karena merusak fasilitas negara,” kata Kasatreskrim Polresta Sidoarjo, AKP Oscar Stefanus Setja, dikonfirmasi Beritabangsa.com via WhatsApp, Rabu (29/12/2021).

Sementara itu, Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Sidoarjo, Gatot Hariono, terkait SPDP kasus dugaan 3 tahanan kabur itu mengatakan pihaknya benar menerima SPDP terhadap 3 orang tersangka itu.

“Iya benar ada SPDP terhadap 3 orang tersebut dari penyidik Satreskrim Polresta Sidoarjo, dan mereka dikenakan pasal 170 KUHP,” ungkap Pria Asal Madura itu.

Diberitakan sebelumnya, Ketiga tahanan yang diduga kabur pada Minggu (28/11/2021) malam, berinisial DDA (29) warga Dusun Sumotuwo 23 / 03 Desa Sumokembangsri Kecamatan Balongbendo, yang terjerat perkara narkotika, AW (33) warga Dusun Penambangan 18 / 04 Desa Penambangan Kecamatan Balongbendo, yang terjerat perkara pencurian kawat dan kasusnya sudah P21 belum tahap 2.

Dan tahanan ketiga adalah LNN (20) warga Desa Manufui Kecamatan Biboki Kabupaten Timor Tengah Utara Provinsi NTT yang terlibat dalam kasus pengeroyokan, dan kasusnya masih proses penyidikan.

Pos terkait

banner 768x1152