Wabup Apresiasi KPKNL Jember Kenalkan UMKM Bondowoso

Silahkan Share ke :

Bondowoso, Beritabangsa.com – Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat mengapresiasi upaya KPKNL (Kantor Pelayanan Negara dan Lelang) Jember yang akan bekerja sama dengan Pemkab Bondowoso untuk memperkenalkan produk-produk unggulan Bondowoso melalui website resmi KPKNL.

Ikon Republik Kopi Bondowoso yang diboomingkan oleh Pak Amin (Bupati sebelumnya) memang layak untuk dipromosikan dan dijual,” jelasnya.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Pemkab Bondowoso Gelar Rakor Guna Benahi Rendahnya Serapan APBD
banner 1920x1080

Selain kopi, produk unggulan lainnya dari bumi kironggo ada beberapa akan dimasukkan ke dalam website resmi KPKNL adalah teh, produk olahan tape dan batik.

UMKM yang potensi utamanya bidang kopi, bidang batik dan tape,” jelasnya.

Dari jumlah UMKM di Bondowoso yang resmi terdaftar di Dinas Koperasi Dan Perdagangan saat ini sebanyak 38 ribu. Tetapi tidak semua UMKM dipilih, hanya beberapa saja yang memiliki potensi terutama di bidang kopi, tape dan batik.

Mereka akan memasukkan ke dalam website beberapa Profile Company UMKM kita untuk dimasukkan dalam lelang sesuai standart mereka,” tambah ketua DPC PDI Perjuangan Bondowoso tersebut.

Berita Menarik Lainnya:  Bupati Ikuti Semarak HUT Pujakesuma ke-42

Wabup berharap UMKM Bondowoso bisa Go Internasional terlebih sekarang oleh KPKNL.

Saya optimis, upaya pengembangan UMKM di Bondowoso tidak terpengaruh oleh defisit anggaran. Karena UMKM sebagai penggerak ekonomi, sehingga diharapkan mampu meningkatkan PAD Bondowoso,” pungkasnya

Sementara itu kepala KPKNL Jember, Mohammad Lukman Shaleh, mengatakan, dalam lelang UMKM tersebut akan dipilih produk-produk unggulan dari Kabupaten Bondowoso khususnya komoditas kopi. Tujuannya agar produk kopi Bondowoso bisa dikenal secara nasional.

Berita Menarik Lainnya:  Jelang Liburan Hari Natal Dan Tahun Baru, PT KAI Surabaya Gelar Apel Pasukan Angkutan Nataru 2019/2020

Ini lelang sukarela bukan lelang eksekusi produk unggulan UMKM. Kami mengharapkan banyak, tapi mengingat sempitnya waktu ya mungkin lima UMKM saja,” jelasnya saat ditemui di Wisma Wakil Bupati Bondowoso, Kamis (27/2/2020).

Lukman mengatakan, pihaknya akan menggunakan mekanisme lelang online sehingga cakupannya bisa secara nasional lebih baik. Kopi Bondowoso, menurutnya merupakan komoditas unggulan tapi saat ini belum banyak dikenal oleh masyarakat luas dan memiliki prospek yang bagus.

Sehingga kami ingin mempunyai peran disitu untuk memasarkan kopi Bondowoso,” tuturnya.

Reporter : Muslim

banner 600x310

Pos terkait