Untung Rugi, Berdirinya Pabrik Kayu di Dekat SMK Negeri Klakah

Untung Rugi, Berdirinya Pabrik Kayu di Dekat SMK Negeri Klakah
Pabrik PT Purin Sejahtera Wood yang bersebelahan dengan SMK Negeri Klakah
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-LUMAJANG – Berdirinya pabrik kayu PT Purin Sejahtera Wood di Desa Kebonan, Kecamatan Klakah, mempunyai kerugian di samping keuntungan.

Sebelumnya, warga resah oleh suara bising mesin pabrik. Suara mesin itu kata warga sangat mengganggu waktu istirahat siang hari. Apalagi awalnya, pabrik beroperasi 24 jam nonstop.

Bacaan Lainnya

Selain itu, polusi udara yang dihasilkan dinilai sangat membahayakan. Partikel debu dari kayu beterbangan ke pemukiman dan sekolah di dekat lokasi pabrik.

Berita Menarik Lainnya:  Wagub Emil Optimis PPAT Jadi Mitra Sukseskan Sertifikasi Aset di Jatim

Menurut Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Sarana dan Prasarana, SMK Negeri Klakah, M Agung Pribadi, jarak pabrik kayu dengan SMK Negeri Klakah sangat dekat. Ia dan warga sempat mengeluhkan polusi udara akibat pabrik ini.

Sebelumnya, warga telah sepakat untuk melayangkan surat protes kepada pihak pabrik dan Kepala Desa, namun masih dipending.

Agung juga mengatakan kalau pihaknya bersama warga adalah satu suara. Yang terbaik, menurut Agung, pihak pabrik wajib memperbaiki dan meninggikan cerobong asap agar tidak mengganggu warga dan pihak sekolah.

Ads

Selain itu, kata Agung, pihak pabrik juga harus memasang peredam agar mengurangi kebisingan mesin.

“Sementara untuk debu harus dipasang alat filter agar debu tidak keluar lokasi pabrik. Seminggu ini sudah tidak ada debu, mungkin sudah ada pengaturan jadwal produksi,” paparnya lagi.

Berita Menarik Lainnya:  Komandan Banser Berpulang, Keluarga Ansor-Banser Simokerto Surabaya Berduka

Permasalahan ini, diutarakan Wakasek Humas, M Jamil, kalau sudah pernah diadukan oleh pihak sekolah dan warga hingga ke pemerintah terkait, namun sampai saat ini belum ada tindak lanjutnya.

Ads

Seharusnya, setelah ada pengaduan, pemerintah harus tanggap, kemudian ada penanganan yang maksimal dan jika masih terjadi pencemaran, harus ada sanksi tegas.

“Memang belum ada tindak lanjutnya dengan merubah posisi cerobong dan mungkin sudah ada perubahan waktu produksi diluar jam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Mungkin bisa juga giliran masyarakat sekitar kalau sore hari yang kena polusinya,” tutur Jamil.

Terkait pemberian kompensasi, Jamil menyampaikan kalau PT Purin Sejahtera Wood tidak pernah ataupun menjanjikan akan memberikan kompensasi, seperti fasilitas kesehatan rutin dan beasiswa bagi siswa.

Berita Menarik Lainnya:  Inovasi Terbaru, Helm Khusus Bagi Hijabers

“Seharusnya pabrik memberikan CSR nya, namun sampai saat ini tidak ada sama sekali, moga saja ada nanti,” pungkasnya.

Jamil juga menyampaikan kalau sejumlah tenaga teknik di pabrik tersebut adalah lulusan dari SMK Negeri Klakah. Juga siswa yang magang, banyak yang ditampung di pabrik tersebut.

banner 1024x730

Pos terkait

banner 800x800