Tim KKN ITS Bantu Sertifikasi Halal Belasan UMKM

Tim KKN Abmas ITS saat mendampingi pelatihan pelaku UMKM secara Online, Senin (26/09/2022). Dok: Tim KKN Abmas ITS

BERITABANGSA.COM-SURABAYA– Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam tim Kuliah Kerja Nyata Pengabdian Masyarakat (KKN Abmas) Tematik Halal Institut Teknologi Sepuluh (ITS) Nopember membantu dan mendampingi beberapa UMKM di Surabaya dalam pengajuan sertifikasi halal produk bisnisnya.

Niken Anggraini Savitri, S.T., M.T. salah satu tim KKN mengatakan pihaknya mengambil jalur sertifikasi halal berupa jalur self-declare dan reguler.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Mendarat di Tanah Air, Mas Sam Anggota DPRD Jatim Ucap Syukur
banner 1920x1080

Lebih lanjut, Niken menjelaskan tujuan program itu untuk meningkatkan kesadaran pemilik bisnis UMKM akan pentingnya sertifikasi halal dalam bisnis mereka.

“Selain itu kita juga membantu para pemilik usaha untuk mendapatkan sertifikasi tersebut,” katanya. Selasa (27/9/2022).

Terlebih lagi sejak bulan Maret tahun 2022, Kementerian Agama (Kemenag) Indonesia membuka program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) yang menargetkan pemberian sertifikat halal kepada 25 ribu produk UMKM halal melalui jalur self-declare.

Sementara, pihaknya menuturkan dari mendampingi 13 UMKM, 11 UMKM diantaranya melalui jalur self-declare dan dua lainnya didampingi melalui jalur reguler. Program ini berlangsung sejak bulan Juni dan sebagian besar kegiatannya dilakukan secara daring atau online.

Berita Menarik Lainnya:  Arahkan Pekerjaan Sesuai Keahlian, Unusa Adakan Job Fair Alumni dan Mahasiswa

“Beberapa kegiatan yang dilakukan ada pelatihan sertifikasi pendamping untuk mahasiswa, pelatihan penyedia halal untuk pemilik bisnis, dan serangkaian proses pengajuan sertifikasi halal melalui website SiHalal,” urai Niken.

Sepanjang proses pengajuan sertifikasi halal, para mahasiswa membantu para pemilik bisnis untuk membuat akun SiHalal serta mengunggah beberapa persyaratan yang dibutuhkan.

“Misal seperti detail usaha, jenis bahan yang digunakan, proses pembuatan, dokumen perizinan edar, dan manual Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) baik untuk jalur self-declare dan jalur reguler,” imbuhnya.

Berita Menarik Lainnya:  Polisi Bongkar Pabrik Petasan di Jombang, 5 Produsen Terancam Lebaran di Penjara

Sejumlah mahasiswa juga terlihat berkunjung langsung di lokasi produksi untuk melakukan proses verifikasi dan validasi sebagai rangkaian proses pengajuan sertifikasi halal.

“Usai mengunjungi lokasi UMKM, kita juga membuat video terkait proses verifikasi dan validasi yang diunggah pada laman YouTube dengan tagar #kknHalalITS2022,” tutup Niken.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *