Sampaikan LKPJ, Bupati Bondowoso Sebut 2021 Pengangguran dan Kemiskinan Naik

Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM  – BONDOWOSO – Angka pengangguran dan kemiskinan di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, pada 2021 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Hal itu berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Data itu kemudian disampaikan oleh Bupati Salwa Arifin dalam rapat paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati, di Gedung DPRD Bondowoso, Senin (4/3/2022) malam.

Bacaan Lainnya

Dalam LKPJ Bupati itu dijelaskan, bahwa pada 2021 BPS mencatat selama masa pandemi Covid-19 terdapat sebanyak 20.835 orang di Kabupaten Bondowoso yang menganggur.

Berita Menarik Lainnya:  2 Geng Pemuda Tawuran di Jalan Pogot Makan Tumbal 1 Nyawa

Jumlah itu meningkat sebanyak 1.362 orang dari 2020 atau bertambah 6,99 persen. Dengan jumlah bertambahnya pengangguran maka tingkat pengangguran terbuka juga mengalami peningkatan.

“Pengangguran terbuka juga mengalami peningkatan dari 4,13 persen pada tahun 2020 menjadi 4,46 persen di tahun 2021,”katanya.

Menurutnya, persentase kemiskinan pada 2021 meningkat pada level 14,73 persen dengan adanya pandemi Covid-19.

Sebagaimana data badan pusat statistik (BPS) selama periode Maret 2020 – Maret 2021 jumlah penduduk miskin di kabupaten Bondowoso bertambah sebanyak 4,93 ribu jiwa, dari 110,24 ribu jiwa pada Maret 2020 menjadi 115,18 ribu jiwa pada Maret 2021 atau mengalami peningkatan sebesar 4,47 persen.

Ads

“Berdasarkan persentase penduduk miskin di Kabupaten Bondowoso dalam rentang waktu satu tahun tersebut mengalami peningkatan sebesar 3,95 persen. Dari 14,17 persen pada Maret tahun 2020 menjadi 14,73 persen pada Maret 2021,” paparnya.

Ads

Dikonfirmasi mengenai kondisi tersebut, Ketua Komisi I DPRD Bondowoso, Tohari menjelaskan, jumlah pengangguran di atas apakah warga yang masuk usia kerja tapi belum dapat pekerjaan, atau pengangguran akibat korban PHK.

Berita Menarik Lainnya:  Dari Rumah Baca, Edy Rintis Kampung Dongeng Bondowoso

“Saya masih akan klarifikasi lagi. Apakah peningkatan pengangguran karena masuk usia kerja tapi tak tersedia lapangan pekerjaan. Atau kemarin yang sudah punya pekerjaan tapi jadi korban PHK,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (5/4/2022).

Ketika pengangguran meningkat kata dia, pastinya akan berpengaruh terhadap pendapatan dan kemiskinan bertambah.

“Pengaruh Covid-19 ini kan luar biasa, pengangguran di mana-mana, kemudian usia kerja tidak difasilitasi dengan lapangan pekerjaan,” paparnya.

Namun di sisi lain, pihaknya mempertanyakan LKPJ bupati, dimana saat pengangguran dan kemiskinan meningkat. Justru di laporan itu ekonomi menjadi tumbuh. Di LKPJ bupati dijelaskan, pertumbuhan ekonomi Bondowoso dari minus 1,36 persen di 2020 menjadi 3,49 persen di 2021.

Berita Menarik Lainnya:  Ekspor Kopi Sporadis, Diskoperindag: akan Desain Satu Pintu

“Kami akan merapatkan lagi terkait LKPJ itu,” pungkasnya.

banner 1024x730

Pos terkait

banner 800x800