OTC Unusa Dampingi Produk Ponpes untuk Diekspor

OTC Unusa

BERITABANGSA.COM-SURABAYA– Sebanyak sebelas pondok pesantren di Jatim didampingi OPOP Training Center (OTC) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) dalam upaya menyiapkan produk yang dihasilkan untuk bisa menembus pasar ekspor.

Kegiatan ini diawali dengan acara Workshop Produk Ekspor yang diselenggarakan OTC Unusa, Sabtu (19/11).

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

Kegiatan ini juga dilatarbelakangi banyaknya potensi produk pesantren yang bisa menembus pasar ekspor namun masih terkendala tata aturan dan belum optimalnya cara promosi dan pengemasan sesuai standar ekspor.

Berita Menarik Lainnya:  Pasca Pandemi, Pemkab Bondowoso Realisasikan Program yang Berpihak ke Masyarakat

“OTC Unusa terpanggil untuk mendampingi agar realisasi ekspor dapat dilakukan,” kata Ketua OTC Unusa, Denis Ferdita Karya.

Kegiatan OTC Unusa adalah realisasi dari amanah yang diamanatkan Gubernur Jatim melalui SK nomor 188/27/KPTS/013/2020 Tentang Penunjukan Unusa sebagai Pengelola OPOP Training Center dan Peraturan Gubernur nomor 62 tahun 2020 Tentang One Pesantren One Product yang menunjuk Unusa sebagai bagian dari kegiatan pusat training OPOP.

Berita Menarik Lainnya:  BCA SYNRGY Academy Batch ke-5, Luncurkan Bootcamp Gratis

Menurut Denis, terdapat banyak potensi yang dimiliki pesantren di tiap daerah di Jawa Timur yang belum dioptimalkan, program OPOP memberdayakan pesantren-pesantren untuk menggali potensi yang dimiliki dan menghasilkan produk-produk unggulannya agar memiliki daya saing di industri.

Mengutip Kemenag, kata Denis, pondok pesantren siap mengambil peran dalam mewujudkan ekosistem global halal dan gerakan nasional sinergitas menuju Indonesia sebagai Pusat Produsen Halal Dunia (PPHD) 2024.

Banyaknya pesantren yang produknya merambah pasar ekspor membuat adanya kebutuhan sekaligus peluang bagi pesantren-pesantren binaan OPOP untuk go internasional.

Berita Menarik Lainnya:  Pandemi Covid-19 Melandai Perekonomian Bangka Beranjak Pulih

“Jawa Timur, melalui OTC mendapatkan dukungan salah satunya melalui coaching clinic yang diberikan oleh OTC UNUSA sebagai mitra OPOP Jatim dalam pembinaan entrepreneurship pesantren di Jawa Timur,” katanya.

Pada tahap awal, kata Denis, OTC akan membekali pondok pesantren yang memiliki produk layak ekspor lewat pendampingan teknis, mencarikan pasar ekspor sekaligus menjajaki realisasi ekspor.

“OTC akan terus mendampingi hingga produk dari pondok dapat dieskpor dan terima di pasar,” jelasnya.

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *