Ditengah Pandemi Covid-19, Usaha Jamur di Bondowoso Ini Dapat Pesanan 13.000 Baglog

Bondowoso, Beritabangsa.com – Pandemi Covid-19 telah ditetapkan sebagai bencana Nasional dan banyak berdampak kepada faktor sosial ekonomi. Salah satunya berdampak terhadap perekonomian sejumlah pelaku UMKM dan IKM.

Namun ada juga sejumlah usaha home industri yang tetap produktif. Salah satunya adalah usaha jamur Timur JBJ (Jamur Barokah Jatim), di Bondowoso Jawa Timur.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Bupati Bondowoso Apresiasi Produk IKM Kedai Santri
banner 1920x1080

Usaha rumahan yang mempekerjakan beberapa pemuda tersebut, berlokasi di Desa Wonosuko, Kecamatan Tamanan Bondowoso.

Komisaris JBJ, Ubaidillah Afief mengatakan, meski usahanya belum genap sebulan, dia terus mendapatkan pesanan dari sejumlah pelanggan.

Selama pendemi Covid-19, kami tetap produksi. Kita dapat pesanan 13.000 baglog. Sampai anak-anak kewalahan. Makanya dikebut siang malam,” katanya. Kamis (16/4/2020).

Pemesanan sendiri, dirinya melanjutkan, datang dari berbagai daerah. Mulai Situbondo, Probolinggo, Jember dan beberapa derah lain di Jawa Timur.

Berita Menarik Lainnya:  Ikuti Sosialisasi Virtual, Pemkab Bondowoso Siap Menyambut UU Ciptaker

Dijelaskannya juga, usaha jamur ini sangat sesuai dengan anjuran pemerintah. Yakni Work From Home (WFH). Karena ini memang usaha rumahan.

Kami juga tetap memperhatikan imbauan Pemerintah dan Protokol kesehatan selama Covid-19,” lanjutnya.

Adapun total ada lima pekerja dalam usaha rumahan ini melibatkan sejumlah mahasiswa yang baru lulus kuliah.

Usaha ini sekaligus untuk mengajarkan kepada para sarjana muda. Agar mampu menciptakan lapangan pekerjaan. Bukan mencari pekerjaan,” tegas aktivis PMII Jember tersebut.

Berita Menarik Lainnya:  Kadin Daerah Tak Akui Kesepakatan di Luar Munas

Di tengah pandemi Covid-19 ini, kata dia, pihaknya berkomitmen agar tetap produktif. Yakni dengan membuka pangsa pasar.

Kita upayakan terus produktif, berkolaborasi dengan pengusaha lain. Agar tak semua bergantung pada pemerintah. Tentu bencana ini ada dampak penjualan bagi kami, tapi tak begitu signifikan,” pungkasnya.

Reporter : Muslim

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *