Dampak Berdirinya Koperasi Madiow Potolo Bolmong, Masyarakat Penambang Emas Bolaang Mongondow Disambut Baik

Manado, Beritabangsa.com – Bolaang Mongondow Raya terbagi menjadi 4 kabupaten 1 Kotamadya. Bolaang Mongondow Timur, Bolaang mongondow Utara, Bolaang Moongondow Selatan, Bolaang Mongondow Induk dan Kota Kotamobagu.

Luas Wilayah Provinsi Sulawesi Utara 52 persen adalah wilayah Bolaang Mongondow Raya yang masing-masing wilayah di Pimpin Bupati serta Wakil Bupati terpilih seperti Bolaang mongondow Induk.

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

Yossy S Manoppo menjelaskan, Wilayah tersebut dipimpin oleh seorang Bupati Perempuan Srikandi Totabuan terbaik Yasti Seopredjo Mokoagow yang juga mantan Ketua Bangar di komisi 5 DPR RI, Wakil Bupatinya Yanny Ronny Tuuk, S.Th, M.M,

Ini merupakan Kabupaten Bolaang Mongondow yang sangat Potensial, Untuk wilayah Pertambangan Emas, Seperti di desa Bakan Tanoyan Utara. Tanoyan Selatan yang sekarang ini telah didirikan Koperasi Madiow Potolo Bolmong yang bekerjasama dengan Koperasi Hatama, yang dalam hal ini perizinan dalam tahap pengurusan sesuai undang-undang yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Yossy kepada Berita Bangsa.

Berita Menarik Lainnya:  Lepas Ekspor Senilai Rp35,03 Triliun, Mendag Sebut Ekonomi Nasional Mulai Pulih

Menurut Yossy S Manoppo sebagai ketua Pengawas Koperasi Madiow Potolo Bolmong juga menambahkan, bahwa pengesahan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah dengan No : 014769/BH/M.KUKM.2/IX/2019 pada tanggal 11 September 2019, merupakan satu kehormatan bagi masyarakat Bolaang Mongondow induk atas dukungan pemerintah Bolaang Mongondow Induk, Terutama Kepala Dinas Koperasi (Kadis) yang memberikan Rekomendasi Kepada Notaris & PPAT HENKIE MAULWY SAERANG,SH.,M.Kn.

Melalui koordinasi dengan Sekda Bolaang Mongondow Induk yang pada kesempatan itu langsung berkordinasi dengan Ketua Kopersi Madiow Potolo Bolmong Ismet Olii, Serta Sekretaris Robby Mokodongan di dampingi Notaris pembuat Akte HENKIE MAULWY SAERANG,SH.,M.Kn.” ucapnya.

Dalam pertemuan itu Sekda Tahlis Galang mengamini semua, pasalnya hal tersebut merupakan bentuk dukungan Pemerintah terhadap Masyarakat Bolaang Mongondow Raya untuk meningkatkan Ekonomi Masyarakat Penambang emas yang ada di Bolaang Mongondow Raya, serta memberikan kesempatan membuka lapangan kerja kepada masyarakat Bolaang Mongondow khususnya Penambang untuk tidak bekerja di Tambang Emas Peti.

Masyarakat ingin jadikan Tambang Emas di wilayah Bolaang mondow ini secara resmi dengan melalui Koperasi, serta menata tata kerja penambang secara profesional, untuk menghindari kecelakaan penambang yang sampai mengakibatkan korban jiwa,” ujar Sekda.

Berita Menarik Lainnya:  Wow, Prospek Cerah Bisnis Ikan Asap Dringu Probolinggo, Kini Terus Dikembangkan Bumdes

 

Di sela-sela pertemuan dengan Wartawan, Yossy S Manoppo juga mengatakan bahwa Koperasi Madiow Potolo Bolmong membuka lapangan kerja serta keanggotaan sesuai Protap.

Prosedur Koperasi yang sudah di tetapkan Oleh pengurus Koperasi Madiow potolo Bolmong,” tuturnya

Untuk itu Yossy S Manoppo mengajak Masyarakat penambang emas untuk Mematuhi Hukum serta undang- undang yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini sebagai payung meningkatkan Ekonomi serta menjadikan Masyarakat yang mandiri.

Hal ini semata-mata untuk bergandengan tangan menuju masyarakat Bolaang Mongondow yang lebih Makmur, Adil dan Sentosa,” imbuhnya.

Koperasi Madiow Potolo Bolmong ini berdiri atas inisiatif dari Para Pengagas
-Yossy S Manoppo sebagai Ketua Pengawas.
-Ismet Olii sebagai Ketua.
-Robby Mokodongan sebagai Sekertaris.
-Elsa K.Ngandu sebagai Bendahara.
-Urip Detu sebagai Pengawas.
Yuanto Iswandi sebagai Pengawas.
-Adrian Kobandaha sebagai Pengawas juga pemilik SKT.
-Yuddy Tanote sebagai Tim Tehcnis Lapangan juga sebagai Pemilik SKT.
-Ferry SH. serta rekan lainnya sebagai Lawyer.

Berita Menarik Lainnya:  Uang 1 Miliar Dilenyapkan Oknum Koperasi, Yossy S Manoppo Siap Tempuh Jalur Hukum

Ikut mendukung berdirinya Koperasi Madiow Potolo Bolmong, dan juga Masyarakat Tanoyan khususnya Abah Bakung mantan Sangadi 30 tahun. Sebelum Tanoyan di memarkan Abah Bakung yang menamakan lokasi ini jadi Lokasi Potolo.

Sehingga Dalam Rumusan pemberian Nama Koperasi ini Menjadi Lengkap yang artinya MADIOW dalam Bahasa Mondow Kuno adalah EMAS. Potolo Adalah tempat penyimpanan dari Bambu AIR.

Kalau diartikan, Nama Koperasi Madiow Potolo Bolmong adalah tempat Penyimpanan Emas Bolaang Mongondow,” ungkapnya.

Sudah barang tentu, kata Yossy S Manoppo berdirinya Koperasi ini atas dukungan hubungan Pengurus serta Angota dan masyarakat yang Bergotong Royong sehingga semua ini dapat terwujudkan dengan baik.

Semua ini agar dapat membangun hubungan masyarakat secara harmonis tanpa memandang suku Agama Etnis, serta membangun hubungan tali persaudaraan kepada Masyarakat yang menuju kesejahteraan dan kemakmuran dengan berlandaskan Pancasila,” pungkasnya. (HLL)

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *