BPS Pusat : Ekspor Jatim Terbesar Ketiga Nasional

Kepala BPS Pusat Margo Yuwono | Foto: Humas BPS
Kepala BPS Pusat Margo Yuwono | Foto: Humas BPS
Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Surabaya – Badan Pusat Statistik (BPS) pusat mencatat, berdasarkan provinsi asal barang, ekspor Indonesia pada Januari–November 2021 terbesar ketiga berasal dari Jawa Timur.

Nilai kontribusi ekspor Jatim tersebut sebesar 21,06 miliar dollar AS (10,07 persen), setelah Provinsi Kalimantan Timur dengan nilai 22,00 miliar dollar AS atau (10,52 persen), sedangkan posisi pertama ditempat Provinsi Jawa Barat dengan nilai 30,71 miliar dollar AS (14,68 persen).

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Guru Besar Media Unair : Metaverse Bukan Media Baru

Kepala BPS, Margo Yuwono, mengungkapkan, ketiga daerah ini memberikan kontribusi hingga mencapai 35,27 persen dari seluruh ekspor nasional.

“Nilai nilai ekspor Indonesia November 2021 mencapai 22,84 miliar dollar AS atau naik 3,69 persen dibanding ekspor Oktober 2021. Dibanding November 2020 nilai ekspor naik sebesar 49,70 persen,” ujar Margo Yuwono, Jumat (17/12/2021), dalam siaran persnya.

Berita Menarik Lainnya:  Pasar Paiton Probolinggo Siapkan Layanan Pasar Online Berbasis Digital

Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia Januari–November 2021 mencapai 209,16 miliar dollar AS atau naik 42,62 persen dibanding periode yang sama tahun 2020. “Demikian juga ekspor nonmigas mencapai 197,98 miliar dollar AS atau naik 42,00 persen.

Peranan dan perkembangan ekspor nonmigas Indonesia menurut sektor untuk November 2021 dibanding Oktober ekspor produk industri pengolahan naik 1,20 persen yang disumbang oleh peningkatan ekspor barang perhiasan dan barang berharga.

Demikian juga ekspor produk pertanian naik 4,18 persen disumbang oleh peningkatan ekspor kopi. Ekspor produk pertambangan dan lainnya naik 6,51 persen yang disebabkan oleh meningkatnya ekspor batubara.

Berita Menarik Lainnya:  APTI Bondowoso Harap Pemerintah Peduli Petani Tembakau Sebelum Musim Panen Tiba

Selama Januari–November 2021, ekspor nonmigas Indonesia menurut sektor industri pengolahan meningkat 35,42 persen dibanding 2020 yang disumbang oleh meningkatnya ekspor minyak kelapa sawit.

Kemudian ekspor produk pertanian meningkat 4,03 persen yang disebabkan oleh meningkatnya ekspor tanaman obat, aromatik, dan rempah-rempah, demikian juga ekspor produk pertambangan dan lainnya naik 94,28 persen yang disumbang oleh meningkatnya ekspor batubara.

banner 600x310
banner 1024x1280