Akibat Pandemi, Pandei Besi Binakal Sepi

Surabaya, Beritabangsa.com – Dampak dari pandemi covid-19 yang melanda negeri dirasakan oleh semua kalangan, bukan hanya buruh pabrik yang dirumahkan tapi juga berdampak pada pandei besi yang berada di Desa Binakal Bondowoso.

Salah satu pengrajin pandei besi Misra’i alias Pak Dayu warga Dusun Binakal Timur Desa Binakal mengakatan, semenjak tiga bulan yang lalu wabah corona melanda negeri, pandei besi mulai sepi dan berakibat pada penghasilan para pengrajin.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Banjir di Ijen, Bawa Hasil Pertanian Kentang
banner 1920x1080

Ya semenjak corona ini penghasilan para pengrajin pandei besi menurun drastis,” ujarnya pada jurnalis BeritaBangsa.com, rabu (26/6/2020).

Biasanya dari tiap pengrajin kata Misra’i,  tiap minggunya bisa memperoleh penghasilan 800.000 ribu. Kini semenjak corona penghasilan menurun drastis.

Sekarang paling ya 100.000 ribu, untuk mendapatkan 150.000 ribu tiap minggunya sulit,” keluhnya.

Berita Menarik Lainnya:  Kluster Gowa Tambah Pasien Positif Covid-19 Di Bondowoso Menjadi 13 Orang

Pak Dayu (sapaan akrab Misra’i, red) mengakui jika penjualan mulai sepi dan berdampak pada penghasilan. Di saat pasar sepi, ongkos produksi pun tinggi. Ia pun berharap ada perhatian khusus dari pemerintah bagi para pengrajin pandei besi ini.

Saya berharap pada pemerintah ada perhatian khusus bagi kami, para pengrajin pandei besi ini. Bukan hanya buruh pabrik saja yang diperhatikan,” harapnya.

Berita Menarik Lainnya:  13 e-Warung Tak Seusai Dengan Pedum, Pimpinan BNI Saling Lempar

Untuk informasi, di Desa Binakal pengrajin pandei besi ada 30 pengrajin. Sebagian besar selama pandemi ini tidak melakukan produksi.

Reporter : Muslim

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *