5 Titik Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim Diserbu Warga

warga saat Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-SURABAYA- Kekhawatiran terjadi inflasi akibat kenaikan harga BBM membuat Pemerintah Provinsi Jatim serius melakukan intervensi, operasi pasar Lumbung Pangan Jatim misalnya.

Digelar Senin (19/9/2022), langsung di 5 titik di Kota Surabaya dan Kota Malang.

Bacaan Lainnya
banner 1024x1366

Rinciannya di Pasar Soponyono, Pasar Pucang Anom, Pasar Tambak Rejo di Kota Surabaya. Serta di Pasar Dinoyo dan Pasar Besar Kota Malang.

Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim Pemprov Jatim kali ini sukses diserbu oleh masyarakat.

Ibu-ibu berbondong-bondong belanja kebutuhan pokok memanfaatkan program Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim ini.

Sebab selain harga bahan pangan dijual lebih murah, stok dan kualitas produknya berkualitas.

Masyarakat mengapresiasi program Gubernur Khofifah ini lantaran membantu mendapat bahan pangan dengan harga terjangkau.

Seperti yang diungkapkan Umi, warga Pucangan, yang mendatangi Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim di Pasar Pucang Anom.

Berita Menarik Lainnya:  Guna Permudah Salurkan Infaq dan Sedekah, NU Care Lazisnu Luncurkan Layanan GO-PAY

Umi belanja gula 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, telur 2 kilogram, cabai dan juga bawang merah dan sejumlah kebutuhan yang lain.

“Alhamdulillah ini saya beli macam-macam. Harganya jauh di bawah harga pasar. Kami jujur senang program operasi pasar ini. Sering sering diadakan agar masyarakat kecil seperti kami, bisa dapat harga yang lebih murah,” ucap Umi.

Hal serupa juga disampaikan oleh Khoiriyah. Dia bahkan ingin agar operasi pasar semacam ini bisa digelar seminggu sekali.

“Terima kasih Ibu Khofifah sudah menggelar operasi pasar hari ini. Kami senang, bisa dapat beras, minyak goreng, bawang merah, telur, dengan harga murah. Kalau boleh digelar seminggu sekali dan rutin agar terus meringankan kami warga masyarakat kecil,” ucap Khoiriyah.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim ini sengaja digelar untuk meringankan beban masyarakat, menaikan daya beli, dan mengendalikan inflasi daerah.

Secara terbuka ia mempersilakan masyarakat warga Provinsi Jawa Timur memanfaatkan program ini dengan sebaik mungkin.

Berita Menarik Lainnya:  Bupati Sidoarjo Beri Kemudahan Bagi Investor dalam Mengembangkan Usaha

Sebab harga bahan pangan dan kebutuhan pokok di titik-titik pasar yang digelar Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim sangat terjangkau dan di bawah harga pasar.

Seperti beras dijual dengan harga Rp50.000 per 5 kilogram, kemudian gula dijual dengan harga Rp12.000 per kilogram, telur ayam dijual dengan harga Rp20.000 per kilogram, cabe rawit dijual dengan harga Rp10.000 per bungkus (200 gr)

Kemudian daging ayam dijual dengan harga Rp20.000 per ekor, bawang merah dengan harga Rp10.000 per 500 gr, serta minyak goreng dengan harga Rp11.000 per liter.

“Harga kebutuhan pokok di Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim dipastikan lebih murah di bawah harga pasar. Terima kasih bagi masyarakat yang antusias sekali memanfaatkan program ini di lima pasar yang dihelat hari ini,” tegas Gubernur Khofifah.

“Bagi yang belum sempat belanja, jangan khawatir. Program ini juga akan digelar pekan depan (setiap hari senin pagi mulai jam 07:00) di 25 titik pasar di 8 kota di jawa timur, tersebar di Kota Surabaya, Kota Malang, Kota Madiun, Kota Kediri, Kota Probolinggo, Kabupaten Jember, Kabupaten Banyuwangi, dan Kabupaten Sumenep,” imbuhnya.

Berita Menarik Lainnya:  Jaga Lingkungan Lestari, Wabup Probolinggo dan Warga Tanam Pohon

Diharapkan program ini mampu menekan adanya spekulasi harga, meningkatkan daya beli masyarakat, serta mencegah inflasi tak terkontrol di Jawa Timur.

Untuk 25 pasar tempat Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim mulai pekan depan adalah Pasar Wonokromo, Pasar Pucang Anom, Pasar Genteng, Pasar Tambak Rejo dan Pasar Soponyono di Kota Surabaya. Kemudian di Pasar Dinoyo dan Pasar Belimbing dan Pasar Besar Kota Malang.

Kemudian Pasar Sleko dan Pasar Besar Kota Madiun, serta Pasar Setono Betek dan Pasar Besar Kota Kediri. Lalu Pasar Tanjung, Pasar Wirolegi, Pasar Mangli, dan Pasar Kreongan di Kota Probolinggo.

Tak ketinggalan Pasar Baru dan Pasar Wonoasih Kabupaten Jember. Kemudian Pasar Blambangan, Pasar Banyuwangi, Pasar Rogojampi, Pasar Jajag, dan Pasar Genteng 1 di Kabupaten Banyuwangi. Dan yang terakhir di Pasar Anom Baru dan Pasar Bangkal Kabupaten Sumenep.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280