Waspada Ombak Tinggi, Nelayan Diimbau Tidak Melaut

Kabid Perikanan
Hendro Setyo Budi Kabid Perikanan Tangkap saat memberikan keterangan kepada awak media
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-LAMONGAN- Gelombang tinggi air laut yang menerpa wilayah pantai utara (pantura) khususnya perairan Paciran, Lamongan, beberapa hari ini membuat sejumlah nelayan was-was.

Melihat itu Dinas Perikanan Lamongan, meminta nelayan mewaspadai gelombang tinggi di Perairan Paciran Lamongan.

Bacaan Lainnya
banner 800x800

Untuk menghindari kecelakaan laut, dan hal-hal yang tidak diinginkan, nelayan diminta tidak melaut atau menundanya.

“Gelombang tinggi itu disebabkan oleh angin timur,” terang Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Yuli Wahyuono, melalui Hendro Setyo Budi selaku Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Lamongan Hendro, Selasa (24/5/2022).

Berita Menarik Lainnya:  Ini 55 Catatan DPRD di LKPJ, Bupati Bondowoso: Semua Kita Tindaklanjuti

Angin timur atau angin musim timur merupakan angin yang berhembus dari benua Australia yang sedang musim dingin, menuju benua Asia yang sedang musim panas. Angin ini mengandung curah hujan yang sedikit karena melawati celah sempit dan gurun.

Ads

Disinyalir, angin timur itu akan berlangsung mulai April, Juli, hingga Agustus. Selama periode ini, angin berhembus kencang dan gelombang laut tinggi.

Sedangkan, ombak besar terjadi sejak Sabtu, 21 Mei 2022, dan hingga Selasa dini hari, 24 Mei 2022, kondisi itu masih belum berubah hingga kini. Untuk itu, ia mengimbau para nelayan untuk menunda melaut.

“Pada musim angin timur ini para nelayan Lamongan harus bersabar menunda melautnya sementara waktu sampai kondisi benar- benar membaik untuk keamanannya meskipun harus merugi,” tuturnya.

Berita Menarik Lainnya:  Miris, SDN4 Karangpenang Oloh Terkesan Tidak Terawat

Ia mewanti-wanti itu karena keselamatan nyawa lebih utama. Hendro berharap agar kondisi yang buruk tersebut berangsur pulih sehingga aktivitas ekonomi nelayan dalam melaut tidak terhambat oleh kondisi alam yang tidak bersahabat.

“Semoga kondisi ini segera membaik dan para nelayan kembali bisa melakukan aktivitas melaut seperti biasanya,” pungkasnya.

>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google Beritabangsa.com

Pos terkait