Warga Jember Protes ke Gubernur Jatim, Ngaku Tak Dapat Bansos

Gubernur
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa berpidato dalam acara pembagian bansos kepada nelayan Jember
Silahkan Share ke :

pBERITABANGSA.COM-JEMBER- Kunjungan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Puger Jember untuk membagikan bantuan langsung tunai atau BLT penyesuaian kenaikan Bahan Bakar Minyak, dimanfaatkan warga untuk wadul kepadanya, Senin 19 September 2022.

Jumaati, perempuan lanjut usia yang sehari-harinya menggantungkan hidup dari berdagang ikan di TPI Puger secara mendadak menghampiri Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat berpidato.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Kemendag RI Bersama Polri Akan Tindak Tegas Mafia Migor
banner 1024x1366

Khofifah pun sejenak berhenti berpidato dan mendengarkan wadulan warga Jember kepadanya.

“Bu Khofifah, saya tidak dapat pita merah putih, padahal saya pedagang ikan di sini,” ucap Jumaati.

Diketahui, pita merah putih merupakan tanda untuk warga supaya mendapatkan bantuan dari Gubernur Khofifah.

“Ibu jualan ikan ya. Boleh bu, nanti biar didata sama petugas, nanti ditambahkan, tolong petugas data ibu ini,” ucap Khofifah sembari menyuruh petugas untuk mendata Ibu Jumaati.

Berita Menarik Lainnya:  Polda Jatim Terjunkan 3.879 Personel ke Daerah, 8 Hal Ini Jangan Dilanggar

Ada sebanyak 50 orang nelayan di sekitaran TPI Puger yang menerima bantuan sosial senilai Rp600.000 dari Gubernur Khofifah.

Bantuan sosial tersebut disalurkan dalam dua tahap dengan besaran masing-masing tahap Rp300.000 untuk dua bulan.

Gubernur Khofifah menyatakan, Pemprov Jatim telah menganggarkan dana senilai Rp257 miliar untuk bantalan sosial.

Guna menghindari tumpang tindih data, secara khusus dirinya meminta percepatan dan keseriusan dari Pemkab dalam melakukan verifikasi data para penerima bantuan.

Berita Menarik Lainnya:  Mini Zoo Terinspirasi Jokowi, Grand Opening Dihadiri Bupati dan Wabup

“Jadi kalau misalnya nanti Pak Bupati Jember akan menyiapkan verifikasi data nelayan supaya tidak tumpang tindih datanya, maka itu  akan sangat mempercepat proses penyaluran bansosnya,” pungkasnya.

>>> klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280