Wabup Bondowoso Pastikan Wisata Boleh Buka Dengan Prokes Ketat

Wabup Bondowoso, Irwan Bahtiar Rahmat
Keterangan foto : Wabup Bondowoso, Irwan Bahtiar Rahmat
Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Bondowoso – Wakil Bupati Bondowoso, Irwan Bahtiar Rahmat, memastikan destinasi wisata diperbolehkan buka namun dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Pembukaan destinasi wisata berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 39 Tahun 2021, PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur turun menjadi level 2.

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

Menurut Wabup Irwan, berdasarkan poin (j) Inmendagri tersebut, kabupaten/kota yang PPKM-nya level 2, maka fasilitas umum (area publik, taman umum, tempat wisata umum dan area publik lainnya) diizinkan buka dengan kapasitas maksimal 25 persen.

Berita Menarik Lainnya:  Dinas PUPR Kediri Kebut Perbaikan dan Perawatan Jalan

“Yakni dengan catatan tetap menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat, serta wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi,” ujarnya. Selasa, (7/9/2021).

Setelah Inmendagri terbaru turun, kata Irwan, pihaknya segera menyesuaikan perubahan Perbup (Peraturan Bupati) dan surat edaran bupati.

“Kami buat, tinggal penandatanganan. Kalau sudah ditandatangani, mulai besok sudah bisa running (beroperasi). Secepat mungkin bisa beroperasi,” katanya.

Menurutnya, pembukaan destinasi tetap sesuai dengan Inmendagri. Hal ini kata dia, juga dalam  rangka pemulihan ekonomi di tengah Pandemi Covid-19.

Berita Menarik Lainnya:  Februari Cuaca Ekstrem BPBD Bangka Petakan Daerah Rawan Bencana

“Bidang pariwisata segera akan membuka disesuaikan dengan aturan. Yang penting tetap protokol Kesehatan Covid-19, dan 25 persen dari kapasitas,” paparnya.

Irwan mengaku telah melakukan pengecekan tempat wisata dan sudah dilakukan assestmen. Hasilnya, semua wisata sudah dinyatakan siap  untuk beroperasi kembali.

“Saya juga perintahkan, SOP (Standart Operational Procedure) juga dibuat. Iya kan, cek suhu dan juga orang yang masuk di sana harus sesuai aturan,” jelasnya.

Irwan memastikan, tetap melakukan pengawasan dan monitoring agar protokol kesehatan tetap dilaksanakan sehingga tidak sampai ada klaster baru.

Berita Menarik Lainnya:  Tinjau Anak Yatim Korban Covid, Bupati Jombang: Siap Menampung dan Kami Berikan Beasiswa

“Semua akan kita libatkan, Satgas Covid-19, Polpar (Polisi Pariwisata) juga kita libatkan untuk pengawasannya,” jelasnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Irwan mengimbau, agar pengunjung tetap menjaga protokol Kesehatan Covid-19. Meskipun sudah diberikan keleluasaan, tetap harus memerhatikan protokol kesehatan.

“Tolong pengunjung, minimal mau divaksin. Dan juga harus sudah divaksin dengan menunjukkan Peduli Lindungi,” tutupnya.

Dalam Inmendagri terbaru, total ada belasan kabupaten/kota di Jatim yang masuk PPKM level 2. Yaitu Kabupaten Bondowoso, Tuban, Sumenep, Sampang, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Pamekasan, Kota Pasuruan, Jember, Bojonegoro, dan Banyuwangi. Destinasi wisata di kabupaten/kota tersebut diizinkan beroperasi.

banner 600x310

Pos terkait