Wabah PMK Menyerang, Satgas akan Tutup Pasar Hewan

PMK
Suasana Rakor PMK
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-LUMAJANG – Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak Sapi di Kabupaten Lumajang, kian mengkhawatirkan. Untuk memutus mata rantai sebaran PMK, Satgas PMK menutup sejumlah pasar hewan mulai 27 Mei 2022.

Hal ini disampaikan Kapolres Lumajang, AKBP Dewa Putu Eka Darmawan kepada sejumlah media, pihaknya sebagai Ketua Satgas PMK pihaknya mengambil langkah-langkah upaya pencegahan.

Bacaan Lainnya
banner 800x800

“Kami semalam telah melakukan rapat koordinasi terkait tindak lanjut wabah PMK di Kabupaten Lumajang, yang bertempat di Ruang Mahameru Pemerintah Kabupaten Lumajang,” jelasnya kepada wartawan, Selasa (24/5/2022) via Chat WhatsApp nya.

Ads

Turut hadir dalam kegiatan tersebut ada Bupati, Kapolres, Dandim 0821, Kabag Ops Polres, Kasat Reskrim Polres, Pasi Ops Kodim 0821, Kepala Bappeda, Kepala BPKAD, Kepala BPBD, Kepala Diskominfo, Kepala Diskopindag, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala DKPPKB, Kepala Satpol PP, Kepala DPMD, Kepala Dinas Perhubungan, Kasi Intel Kejaksaan Negeri dan Bagian Hukum Pemkab.

Ads

“Kami menginisiasi upaya dalam mencegah penyebaran PMK di Kabupaten Lumajang yaitu dengan menutup dan sterilisasi seluruh pasar hewan di Kabupaten Lumajang,” katanya lagi.

Berita Menarik Lainnya:  PHP Suami Minta Begituan, Eh...Malah Tebas 'Burung' Suami dengan Pisau

Upaya tersebut, kata mantan Kapolresta Madiun ini, yakni dengan cara penyemprotan disinfektan pada Jumat 27 Mei 2022.

Dan ada pelarangan untuk kegiatan transaksi hewan ternak di sejumlah pasar hewan Lumajang, seperti Pasar Patok Kota Lumajang, pasar hewan Krai Kecamatan Yosowilangun, Pasar Hewan Kecamatan Pasirian, dan Pasar hewan Klakah.

“Kami sekaligus menyosialisasikan kepada para Camat, Kepala Desa (Kades) untuk menjalankan Satgas PMK d kecamatan dan desa,” paparnya.

AKBP Dewa Putu, juga menyampaikan kalau dalam kegiatan tersebut turut mengundang para penyembelih hewan (jagal) untuk dilakukan sosialisasi di Polres Lumajang;

“Satgas akan mengupayakan isolasi dan pemisahan bagi sapi yang sudah terpapar PMK di kandang atau tempat khusus di tiap desa/kecamatan guna memudahkan pengawasan oleh Mantri Hewan yang jumlahnya terbatas,” ujarnya lagi.

Berita Menarik Lainnya:  Bali Relatif Aman, Wisatawan Mulai Berdatangan

>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google Beritabangsa.com

Pos terkait