Solar Naik, Nelayan di Probolinggo Bimbang Antara Melaut dan Ogah

Kapal Nelayan
Beberapa kapal nelayan tampak bersandar karena memilih untuk tak melaut
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-PROBOLINGGO- Pasca kenaikan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite dan Solar sangat berdampak bagi nelayan di Kota Probolinggo. Banyak nelayan menunda berlayar meski sebagian nekat dengan mengurangi waktu berlayar.

Kondisi itu, terpantau Beritabangsa.com, pada Kamis (08/09/2022). Sejumlah kapal-kapal yang digunakan untuk melaut berjejer rapi seolah terparkir di dermaga Pelabuhan Tanjung Tembaga.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Paguyuban Musik Patrol Deklarasi Dukung Gus Imin for Presiden
banner 1024x1366

Hal itu disampaikan salah satu nelayan, Hamzah. Ia menunda mencari ikan (melaut,red), sebab sebagai nelayan kecil mengaku berat dengan kenaikan harga BBM.

“Solarnya naik, otomatis nambah ongkos. Untuk sementara saya istirahat dulu sembari memperbaiki jaring ikan,” ucapnya.

Hal yang sama disampaikan Maulud, kenaikan harga Solar tentu memberatkan para nelayan.Ia mengaku terpukul, karena selain BBM naik tangkapan ikan juga minim.

Berita Menarik Lainnya:  Kasad TNI Izinkan Pemkab Sidoarjo, Revitalisasi Makam Guru KH Hasyim Asyari

“Hasil yang kami dapat tak sebesar bulan lalu. Sedangkan harga Solar naik. Nelayan benar-benar terdampak. Beban yang kami pikul sungguh berat,” ucapnya.

Namun mengingat kebutuhan dapur harus terus berjalan, ia pun terpaksa nekat berlayar. Hanya saja, waktu berlayarnya ia pangkas.

“Jika biasanya berlayar 4 hari, sekarang hanya 3 hari di laut.Kalau berlayar 4 hari biasanya membutuhkan 700 liter solar, sedangkan jika 3 hari sekira 500 liter,” tambahnya.

Berita Menarik Lainnya:  Perumda Tirta Bangka Kembangkan Air Kemasan

Ia pun berharap ada kebijakan misal penurunan harga Solar. Atau kemudahan bantuan khusus nelayan untuk memudahkan dalam berlayar.

Seperti diketahui, pemerintah telah resmi menaikan harga BBM sejak hari Sabtu (3/9/2022) lalu.

Harga BBM jenis Pertalite diputuskan naik dari Rp7.650 per liter menjadi Rp10.000 per liternya. Sementara itu harga solar naik dari Rp5150 per liternya menjadi Rp6.800 per liternya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280