Satgas PEN Mabes Polri Cek Langsung Proyek Pasar Bayeman

Satgas PEN memantau langsung perkembangan bangunan, Jumat (3/12/2021) | Foto: Adi
Satgas PEN memantau langsung perkembangan bangunan, Jumat (3/12/2021) | Foto: Adi
Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Probolinggo – Satuan Tugas Percepatan Ekonomi Nasional (Satgas PEN) Markas Besar (Mabes) Polri dan Aparatur Pengawas Internal Pemerintah (APIP), meninjau pekerjaan konstruksi Pasar Bayeman, Jumat (3/12/2021).

Inspeksi dan pengecekan itu dilakukan tak lain agar pembangunan sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan serta bisa selesai sesuai dengan kontrak, mengingat pembangunan Pasar Bayeman ini memakai anggaran PEN 2021.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Koramil Tersono Sidak Prokes Minimarket

Kapolresta Probolinggo AKBP Wadi Sa’bani, S.H., S.I.K, menjelaskan bahwa asistensi dan supervisi terhadap penggunaan anggaran PEN ini dilakukan untuk memastikan penggunaan anggaran tepat dan benar. Asistensi ini mengedepankan tindakan preventif dari Satgas PEN Daerah.

“Hasil tinjauan menunjukkan bahwa pembangunan pasar saat ini masih berkisar 72 %. Saat ini dalam tahap penyelesaian atap. Diharapkan sisa waktu 21 hari ini pekerjaan selesai sesuai tahapan,” tukasnya.

Di lain sisi, perwakilan Satgas PEN Mabes Polri, Kombespol Drs. Gatot Subroto, S.I.K., M.AK, menerangkan dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi nasional, Mabes Polri membentuk Satgas PEN di tingkat Mabes Polri sampai Polda jajaran.

Berita Menarik Lainnya:  Kapolres Batu Dampingi Kunjungan Pamatwil Korlantas Polri di Kota Batu

Sehingga Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, menaruh perhatian khusus terhadap upaya pemulihan ekonomi nasional dengan menetapkan program dukungan Polri terhadap PEN.

“Sebagai salah satu program prioritas yang harus dilaksanakan dalam 100 hari pertama kepemimpinan Kapolri sehingga dapat segera bermanfaat bagi masyarakat,” imbuhnya.

Tim Satgas PEN melakukan pengawasan, asistensi, dan pendampingan dilakukan melalui berbagai tahapan.

Yakni, tahap insert, declare, asisst, and warning. Serta terakhir strike, yakni melaksanakan penegakan hukum terhadap penyimpangan sebagai upaya terakhir (ultimum remedium) setelah dilakukan upaya pencegahan.

Berita Menarik Lainnya:  Sambut Perayaaan Lebaran, Warga RW 05 Sumbo Santuni 139 Janda Dhuafa dan 39 Anak Yatim

Artinya Satgas PEN mengedepankan APIP di kabupaten untuk melakukan pengawasan dan pendampingan. Bahkan mendorong APIP untuk mengedepankan pencegahan dan problem solving.

“Bahwa jangan sampai ada jual pekerjaan dalam artian pekerjaan di sub konstruksi ke pihak ketiga, karena hal itu berdampak pada kualitas hasil pekerjaan. Kalau ada pungutan liar segera laporkan kepada aparat penegak hukum (APH),” tandasnya.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut antara lain Kombes Bhakti Eri Nurmansyah, S.I.K M.Si., Iptu Sukamto,S.H., dan Pelaksana Pekerjaan CV Alam Raya serta Konsultan Pengawas.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280