Rumah Tertimbun Abu Semeru, Pengungsi Ciptakan Masakan ‘Mi Erupsi Semeru’

Keterangan foto : Hasil karya pengungsi Semeru, dan suasana lomba memasak sebagai bagian Trauma Healing di posko pengungsian di Pronojiwo Lumajang. Lomba memasak diadakan Dinas P3AK Provinsi Jatim dan Dinas Sosial, memperebutkan hadiah Rp500 ribu per orang dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Rabu (29/12/2021).
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-LUMAJANG – Kendati rumah mereka tertimbun abu vulkanik Semeru, para pengungsi masih tetap bisa berkarya. Puluhan ibu – ibu dan remaja putri pengungsi Semeru, asik membuat karya masakan aneka jenis mi dan nasi.

Ads

Ada yang menamakan masakannya dengan mi erupsi Semeru, Spaghetti Semeru, Mi Nyemek Semeru, Mi Ayam Semeru, Mi Setan Semeru, dan Mi Mawut Semeru.

Bacaan Lainnya

Para pengungsi seakan lupa apa yang baru saja dialaminya. Rumah dan harta benda mereka tertimbun guguran awan panas erupsi Semeru.
Mereka asik dan bergembira, berlomba ingin menjadi pemenang yang berhak mendapat hadiah dari Gubernur Jawa Timur, Rp.500 ribu.

Lomba memasak ini digelar dalam rangka peringatan Hari Ibu 22 Desember oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan (DP3AK) Provinsi Jawa Timur di arean pengsian Pronojiwo Lumajang, 27 dan 28 Desember 2021.

Lima puluh peserta diminta menyajikan kreasi makanan berbahan dasar mi, mengingat bantuan mi begitu banyak.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan lomba tersebut sengaja digelar Pemprov Jatim dari DP3AK, dan Dinas Sosial guna memotivasi para pengungsi untuk segera bangkit dari kesedihan akibat APG Gunung Semeru.

“Selain sebagai hiburan dan arena menyalurkan bakat dan kreativitas kaum perempuan, kami ingin memotivasi para pengungsi untuk segera bangkit. Momen ini digelar sebagai bagian memperingati Hari Ibu juga ,” ungkap Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya Rabu (29/12/2021).

Keterangan foto : Hasil kuliner ‘Mi Erupsi Semeru’ warga pengungsi erupsi Gunung Semeru.

Ditegaskannya bahwa lomba memasak juga masuk kategori trauma healing bagi pengungsi. Apalagi kaum perempuan menjadi kelompok paling rentan mengalami depresi di lokasi pengungsian.

“Kondisi posko pengungsian yang minim fasilitas dan tidak ada hiburan cenderung membuat perempuan dan anak posisi terancam depresi dan stress. Dengan lomba ini kondisi mereka bisa kembali pulih, selain diberi konseling,” tuturnya.

Selain perlombaan, kata dia, juga turut digelar hypnotherapy agar para pengungsi siap untuk memasuki fase baru yaitu tinggal di Hunian Sementara (Huntara) yang saat ini proses disiapkan oleh pemerintah.

Dari lomba ini para peserta dibagi peri kelompok. Dan setiap orangnya dari kelompok juara berhak mendapatkan uang senilai Rp500 ribu, pakaian berupa daster dan pakaian dalam, tumbler, minyak goreng, dan makanan ringan.

“Alhamdulillah semua senang dan gembira. Bukan soal hadiahnya, tapi suasananya yang bikin semua terhibur,” pungkas Khofifah.

Pos terkait

banner 768x1152