Roadshow Perizinan Layani Izin UMKM Gratis, Putus Rantai Pungl

Bupati
Bupati Bondowoso Drs Salwa Arifin didampingi Sekda saat meninjau proses pengurusan perizinan
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-BONDOWOSO- Pemerintah Kabupaten Bondowoso menggandeng Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Timur, menggelar roadshow pelayanan perizinan di Alun-alun Bondowoso.

Roadshow selama tiga hari tersebut dimulai Selasa (7/6/2022) hingga Kamis (9/6/2022).

Bacaan Lainnya
banner 800x800

Masyarakat Bondowoso menyambut antusias roadshow pelayanan perizinan kali ini, terutama para pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) yang memadati lokasi pelayanan perizinan.

Bupati Bondowoso, Drs Salwa Arifin, mengatakan, kegiatan ini akan mendekatkan pelayanan masyarakat dalam mengurus perizinan.

Berita Menarik Lainnya:  Supervisi Layanan Hak Remisi 2021, Tim Registrasi Ditjen Pemasyarakatan Kunjungi Lapas Probolinggo

Selain itu, pemerintah hadir dalam menyelesaikan persoalan masyarakat pasca pandemi Covid-19.

“Kita harus hadir di tengah masyarakat, dengan mendekatkan pelayanan,” ujar orang nomor satu di Bumi Ki Ronggo itu.

Roadshow pelayanan perizinan, kata Bupati Salwa, ada sebagian salah satu upaya pemulihan perekonomian di tengah masyarakat. Iklim kemudahan berusaha harus didorong agar laju perekonomian terus kondusif.

“Mulai dari upaya promosi, investasi yang massif sampai dengan pelayanan perizinan yang prima, perizinan yang mudah, cepat serta gratis harus didekatkan pada masyarakat,” tuturnya.

Ads

Bupati Salwa pun berharap pada masyarakat Bondowoso, khususnya para pelaku usaha untuk memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya.

“Dengan meredanya covid kegiatan roadshow pelayanan perizinan bisa dibuat meriah seperti ini,” ungkapnya.

Berita Menarik Lainnya:  7 Pikap Angkut Sapi Dijaring Satlantas Polres Sampang

Sementara itu, Kabid Perizinan Kesejahteraan Rakyat dan Lingkungan Hidup, Ahmad Lukman il Hakim, mengatakan, roadshow pelayanan perizinan ini merupakan program Gubernur Jawa Timur, untuk mendekatkan pelayanan masyarakat.

“Jadi masyarakat yang masih gagap teknologi kita bantu,” ujarnya saat dikonfirmasi sejumlah Jurnalis.

Dengan adanya program JOSS (Jatim Online Single Submission) ini, diyakini bisa memutus mata rantai pungutan liar.

“Ini untuk mengurangi pungli Mas, jadi petugas tidak bertemu dengan pemohon, tidak ada itu minta-minta,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Drs. Nunung Setianingsih, mengatakan, para pelaku usaha di Bondowoso masih banyak yang belum mempunyai izin.

“Kita menargetkan 900 pelaku usaha agar mengurus izin usahanya dalam roadshow pelayanan perizinan ini,” katanya.

Berita Menarik Lainnya:  Teman Sendiri ,Diplokotho, Rp65 Juta Dimakan Ini Modusnya

Nunung mengaku, pihaknya telah melakukan berbagai upaya melakukan sosialisasi maupun edukasi pada masyarakat, namun masih banyaknya para pelaku UMKM yang tidak mempunyai izin.

“Perizinan sekarang kan bukan manual, tapi melalui aplikasi OSS. Meskipun mereka mempunyai handphone, tapi tidak tahu untuk mengakses dan mengoperasikannya,” pungkasnya.

>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google Beritabangsa.com

Pos terkait