Puluhan Ekor Sapi di Sampang Diduga Terjangkit Wabah PMK

Sapi
Sapi-sapi milik Halil yang diduga terjangkit PMK
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-SAMPANG – Penyakit mulut dan kuku (PMK) sudah menyebar luas di berbagai daerah khususnya di Jawa Timur. Kali ini, di Desa Pajeruan, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura, puluhan ekor sapi diduga terjangkit wabah PMK.

Sapi-sapi yang ada di Dusun Burnih, Desa Pajeruan banyak yang sakit mulut seperti mengeluarkan air liur dan kejang-kejang hingga lumpuh.

Bacaan Lainnya
banner 800x800

Halil seorang peternak dan pedagang sapi mengatakan, tujuh ekor sapi miliknya diduga terjangkit wabah PMK. Awalnya, tujuh ekor sapi miliknya sehat-sehat saja, tiba-tiba keesokan harinya sapi miliknya gemetaran dan kejang-kejang hingga lumpuh.

Berita Menarik Lainnya:  Bupati Ngawi : Pesantren adalah Tempat Belajar dan Sekolah yang Tepat Saat Ini

“Awalnya sehat-sehat saja mas, tiba- tiba keesokan harinya sapi saya mengeluarkan air liur terus- menerus dan gemetaran hingga kejang-kejang dan lumpuh,” katanya kepada wartawan beritabangsa.com, saat ditemui dirumahnya, Sabtu ( 28/5/22).

Ads

Lebih lanjut, halil menambahkan, dari tujuh ekor sapi miliknya sudah ada dua ekor sapi yang mati, jadi sekarang tinggal lima ekor sapi yang masih hidup, tapi semuanya sudah terpapar wabah PMK.

“Saya khawatir sapi yang kini masih hidup akan mati semua, karena ini adalah sumber rejeki saya untuk menafkahi keluarga,” ungkapnya.

Sementara Kepala Desa (Kades) Pajeruan melalui Sekdesnya Moh Muhlis membenarkan, bahwa ada dua ekor sapi yang mati milik warganya yang diduga terjangkit wabah PMK.

Berita Menarik Lainnya:  Kapolres Asahan Duduk Membaur di Tengah Massa Demonstran

Bukan hanya itu saja, banyak warga yang lapor bahwa banyak sapi-sapi warga yang sakit.

Muhlis juga akan segera melaporkan kejadian ini ke dinas terkait supaya penyakit ini tidak menyebar luas kemana-mana dan segera teratasi.

“Kami akan segera menindaklanjuti, dan melaporkan kepada dinas terkait di Pemkab Sampang,” tuturnya.

>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google Beritabangsa.com

Pos terkait