PPKM Jombang Turun ke Level 2, Begini Perubahan Cara Penanganan Covid-19

Keterangan foto : Akhmad Jazuli, Sekretaris Daerah Kaboul Jombang.
Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Jombang – Kasus Covid-19 di Kabupaten Jombang mengalami penurunan, sehingga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat resmi jadi level 2 (PPKM level 2).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jombang, Akhmad Jazuli membenarkan bahwa saat ini Kota Santri berada di level 2, setelah sebelumnya beberapa minggu berada di level 3.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Wujudkan Pulau Mandangin Bebas Sampah, Seluruh Banom NU Bersihkan Sampah Anorganik
banner 1920x1080

Dengan berubahnya status level ini, aktifvias di tengah masyarakat pun mulai sedikit longgar.

“Sesuai assesment pusat, Jombang berada di level dua. Ini juga berkat bantuan seluruh masyarakat yang ikut meminimalisir penyebaran,” katanya, Selasa (14/9/2021).

Lebih lanjut, Pemkab melalui Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid 19, disebutnya telah bekerja maksimal guna melakukan upaya untuk mencegah penularan meluas. Seperti membuat beberapa ruang sekolah menjadi ruang isolasi terpusat (isoter).

Berita Menarik Lainnya:  Bentuk Gotong Royong, Relawan Bodreks Sumbang Sarpas Untuk Gedung Isoter

Isoter tersebut, dikatakannya diperuntukkan untuk pasien dengan gejala ringan Covid 19. Isoter sendiri berada di setiap ruangan sekolah di 21 kecamatan di seluruh wilayah Jombang.

“Masyarakat yang terkonfirmasi, jadi bisa dialihkan untuk dirawat di isoter sehingga terpisah dengan yang lain,” ujarnya.

Isoter, tambahnya, masih akan tetap digunakan, meskipun saat ini penyebaran Covid-19 di Jombang sudah tidak terlalu massif.

“Tetap dijalankan di setiap kecamatan,” ujarnya.

Upaya selanjutnya, membuat sebuah jamu herbal dari bahan rempah-rempah yang dilakukan relawan Dinas Sosial (Dinsos) Jombang di rumah pelayanan sosial di Desa Candimulyo, Kecamatan Jombang, Jombang.

Berita Menarik Lainnya:  Dinkes Lumajang Terima Perhargaan Pelayanan Publik Nasional 2021

“Jamu dibuat untuk menambah imun. Tingkat kesembuhan juga tinggi setelah diberikan jamu,” katanya.

Sedangkan, Pemkab juga melakukan upaya berupa pelarangan segala bentuk aktivitas yang menyebabkan kerumunan massa, baik yang berupa keagamaan, sosial dan seni.

Meskipun kini masuk PPKM level 2 , ia tetap menyarankan agar masyarakat Jombang tetap patuh terhadap protokol kesehatan (prokes).

“Tetap jalankan prokes di tengah masyarakat,” pungkasnya.

banner 600x310

Pos terkait