Warga RMB Sulap Malam Tirakatan Kemerdekaan Dengan Gerobak Keliling

Surabaya, Beritabangsa.com – Indonesia akan memperingati Hari Kemerdekaan yang ke-75 pada 17 Agustus besok. Berbagai daerah mempersiapkan acara untuk merayakan hari kemerdekaan tersebut.

Indonesia memiliki berbagai kegiatan unik yang diadakan di setiap daerah. Salah satunya di Jawa, diadakan acara Tirakatan Kemerdekaan pada tanggal 16 Agustus malam. Acara ini dilakukan sebagai tanda ucapan syukur atas kemerdekaan Indonesia.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Pakar Biologi ITS Tanggapi Fenomena Terdamparnya Paus di Bangkalan
banner 1920x1080

Tirakatan biasanya dirayakan dengan mengumpulkan warga, melakukan do’a bersama, menyaksikan penampilan anak-anak dan warga (biasanya tarian, paduan suara, atau penampilan wayang) serta makan bersama.

Namun, belum lama ini Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengeluarkan himbauan larangan menggelar Tirakatan malam Kemerdekaan karena masa pandemi COVID-19.

Oleh sebab itu, himbauan tersebut mendorong warga beradu kreatifitas. Salah satunya, warga RW 08 Rungkut Mapan Barat (RMB) merayakan malam Tirakatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 dengan membagikan makanan menggunakan Gerobak Motor yang dihias dengan bendera Merah Putih.

Berita Menarik Lainnya:  Malam Tirakatan 17 Agustus, Momentum Pupuk Nasionalisme

“Memang ada Perwali melarang perayaan Tirakatan dan Lomba. Akan tetapi, kita mengadakan Tirakatan kali ini menggunakan protokoler kesehatan,” ucap Ketua RW 08 RMB, Bambang Nurhadi.

Ia menjelaskan, Gerobak Motor tersebut digunakan warga berkeliling perumahan sambil membagikan makanan. Tak sekedar membagikan makanan, warga juga memekikkan kata Merdeka untuk mengenang jasa para Pahlawan. Dengan begini warga masih bisa merayakan malam Kemerdekaan meski tidak seperti di tahun-tahun sebelumnya.

Berita Menarik Lainnya:  Saat Pandemi Ini, Bali Paling Siap Gelar Munas Kadin

“Kalau dulu, kita biasanya warga diundang kesini semua rame-rame. Tetapi untuk kali ini kita mengirimkan bingkisan yang isinya nasi kuning. Kita mengirimkan ke rumah masing-masing. Warga hanya menunggu di rumah. Dan disini (balai RW) hanya pengurus saja,” jelas dia

Usai membagikan makanan, warga menyanyikan lagu Indonesia Raya sambil memotong tumpeng berbendera merah putih.

Reporter : Ali Wafa

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *