Viral, Video Sekuriti Larang Warga Kibarkan Bendera Merah Putih, Dapat Perlawanan

Keterangan foto: Tangkapan layar vidio viral adu mulut Anwari dengan Sekuriti.
Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Surabaya – Beredar video adu mulut antara seorang warga dengan sekuriti Perumahan di kawasan Surabaya Barat viral di media sosial.

Ketegangan itu dipicu karena warga dihadang dan dilarang mengibarkan bendera merah putih di atap ruko tempatnya.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Viral, Tukang Becak Tuntut Keadilan Kasusnya
banner 1024x1366

Ketegangan antara warga yang bernama Anwari dengan sekuriti Perumahan di kawasan Surabaya Barat, dalam video ini menunjukkan Anwar yang membawa bendera merah putih sempat adu mulut dengan sekuriti setempat. Peristiwa ini sendiri terjadi pada 15 Oktober 2021 lalu.

Anwari tidak terima dihadang dan dilarang mengibarkan bendera merah putih oleh sekuriti perumahan, meskipun bendera itu hendak dipasang di atap rukonya sendiri.

Bahkan, ketegangan ini nyaris berbuntut perkelahian karena Anwari disebut bukan orang Indonesia asli.

Berita Menarik Lainnya:  Viral, Tangkel Burneh Madura Diterjang Angin Puting Beliung

Diolok itu, Anwari naik pitam. Adu mulut pun semakin memanas. Untungnya, ketegangan ini tidak sampai adu fisik karena ada sekuriti lain melerai dan Anwari diminta ke kantor manajemen untuk meminta izin sebelum mengibarkan bendera.

Dia menolak karena merasa berhak sebagai warga negara Indonesia.

“Saya dikatakan bukan orang Indonesia asli, sehingga saya dilarang mengibarkan bendera merah putih. Saya sampaikan saya asli orang Indonesia, dan mengibarkan bendera merah putih tidak harus menunggu momen-momen tertentu,” kata Anwari, Selasa (7/12/2021).

Berita Menarik Lainnya:  Gegara Puntung Rokok, Gedung RSUD Jombang Ludes Terbakar
Keterangan foto: Anwari, warga yang adu mulut dengan sekuriti saat memasang bendera merah putih.

Sementara itu, karena diperlakukan tidak nyaman dengan dihadang dan dilarang mengibarkan bendera merah putih di rukonya sendiri, Anwari melaporkan kasus ini kepada aparat kepolisian.

Dia berharap sekuriti tersebut diperiksa dan ditahan karena perbuatannya tersebut.

Sementara itu, pihak manajemen perumahan tersebut belum bisa dihubungi terkait insiden ini.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280