Update Korban Semeru: Korban Jadi 183 Orang Terdiri 14 Tewas, 69 Luka Berat, 100 Luka Ringan

Petugas bersama relawan saat melakukan pencarian korban | Foto: Humas Pemkab Lumajang
Petugas bersama relawan saat melakukan pencarian korban | Foto: Humas Pemkab Lumajang
Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Lumajang – Erupsi Gunung Semeru yang memuntahkan awan panas membuat guguran lava panas itu menimpa permukiman dan lahan warga di tiga Kecamatan, dan menyeret 183 korban terdiri dari: 14 orang tewas, dan 69 luka berat, sisanya luka ringan, Sabtu (4/12/2021) lalu.

Mayoritas korban luka itu karena tertimpa awan panas suhu tinggi, dan mereka yang tewas karena tertimbun guguran awan panas.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Pertandingan Gobak Sodor Dibubarkan

Kepala Bidang Kedaruratan Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Lumajang Joko Sambang, menyampaikan data perkembangan jumlah korban akibat guguran awan panas (GAP) Semeru kali ini.

“Ada 183 korban, terdiri dari 14 orang tewas, 69 luka berat, dan sisanya berjumlah 100 orang hanya mengalami luka ringan,” ungkap Joko Sambang, Minggu (5/12/2021).

Selain itu erupsi gunung Semeru juga menyebabkan 2.979 rumah warga yang rusak ringan dan rusak berat.

Berita Menarik Lainnya:  Puluhan Bangkai Sapi Terapung di Pinggir Pantai Dherma Camplong

Tak hanya itu juga ada fasilitas umum yang rusak semisal sekolah, tempat ibadah serta jembatan berjumlah sekitar 13 unit.

“Itu sesuai data yang masuk hingga pukul 17.00 WIB, Mas,” ungkapnya lagi.

Masih kata Joko sampai sore tadi pihaknya fokus penanganan buka posko induk bantuan pencarian korban, pendirian dapur umum.

“Tadi juga melakukan pemakaman 4 jenazah korban erupsi gunung Semeru,” pungkasnya.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280