Tragedi Waterpark Kenjeran, 16 Korban Terluka, Kenpark Diduga Lalai

Tragedi Waterpark Kenjeran, 16 Korban Terluka, Kenpark Diduga Lalai
Seluncuran Kenpark yang putus
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-SURABAYA- Objek wisata waterboom di Kenjeran meminta tumbal. Menjelang lebaran ketupat, Sabtu (7/5/2022) pukul 15.00 WIB waterboom atau seluncur air ambrol dan sejumlah pengunjung terluka parah.

Wisata Kenjeran tepatnya itu di kawasan Kenjeran Park. Ada tiga lokasi wisata air di Kenjeran yakni Atlantis Land, Sanggar Agung, dan Kenjeran Park.

Bacaan Lainnya

Informasi Beritabangsa dari berbagai sumber mengutip pernyataan Marketing Promotion Atlantis Land yang memberi keterangan kepada Radio Suara Surabaya mengatakan, mengenai insiden di seluncuran yang ambrol terjadi di Waterpark Kenjeran, bukan di Atlantis Land. Tapi memang masih satu kawasan di Kenpark. Di dalam Kenpark ada Atlantis Land, Sanggar Agung, dan Waterpark Kenjeran.

Saat ini masih dilaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penanganan korban yang jatuh.

Berita Menarik Lainnya:  Puting Beliung Terjang Wilayah Jabon

Menurut petugas internal kepada Aditya, ada tiga putaran di seluncuran ini, petugas menduga ada pengunjung yang berhenti dan duduk setelah putaran pertama.

Padahal sudah diarahkan untuk terus tidur dan meluncur, dilarang berhenti. Diduga karena ada yang berhenti dan duduk, membuat terjadi tabrakan di seluncuran, hingga akhirnya patah. Ini masih dugaan awal.

Identifikasi awal, korban rata-rata mengalami patah tulang, karena jatuh dari ketinggan 5-6 meter. Mayoritas warga Surabaya, tapi juga ada dari luar daerah.

Saat ini kawasan Waterpark Kenjeran disterilkan oleh polisi. Sedangkan di Atlantis Land masih beroperasi seperti biasa.

Informasi lain, Ahmad Yusuf, warga Jalan Kenjeran Sukolilo Baru, Kecamatan Bulak, Kota Surabaya, mengatakan ada sedikitnya 15 orang korban yang jatuh dari seluncuran kolam renang di Kenpark Kenjeran.

Ads

“Seluruh korban saat ini telah dirawat di RSUD dr Soetomo Surabaya. Mereka antara lain, Mila Sabrina, 17 tahun, warga Kalilom Lor Indah GG Blewah no 12. Kondisinya kesadaran menurun dan nyeri pada perut,” paparnya.

Berita Menarik Lainnya:  Puting Beliung Sapu Probolinggo, Pohon Tumbang, Rumah Rusak

Dia menyebut korban lain yakni Moh Ridwan, 23 tahun, warga Jati Purwo, GG 5 no 71 kondisinya sadar dan mengalami robek di dagu.

Selanjutnya, Nabila Pramuswari, 16 tahun,
warga Kalilom Lor Indah Gang Teratai nomor 7 dengan kondisi COR dan nyeri di pinggul.

Korban lain, Zaino, 11 tahun, warga
Kalilom Lor Gang Blewah nomor 12, sadar dan mengalami dislokasi pergelangan tangan sebelah kanan, Siti Adatul,19 tahun, alamat sama kondisi sadar dan robek di kepala

Ads

Warga lain, Amel, 16 tahun, warga Kedung Mangu 2-a nomor 8, kondisi sadar, nyeri di dada dan dislokasi bahu kiri.

Rasyied, 10 tahun, alamat Mojo IIl Sawahan no. 23, robek di paha kanan, dagu dan Hematum di dahi. Selanjutnya M Efendi, kondisi terluka cukup parah.

Ridwan Mubarun, Kepala BPBD Kota Surabaya, yang dihubungi Beritabangaa.com, membenarkan kejadian kecelakaan waterpark di Kenpark wisata itu. Korbannya yang jelas terdata 16 orang.

Berita Menarik Lainnya:  Ikuti Pertamina, Harga LPG Nonsubsidi di Probolinggo Juga Naik

“Saat ini ada 8 orang ditangani di IGD dr Soetomo dan 8 orang lain ditangani di IGD RS dr Soewandi, semuanya masih diobservasi yaa di IGD,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa kondisi di Kenpark sudah ditutup. Untuk penyelidikan diserahkan sepenuhnya kepada pihak Polri. Sementara BPBD hanya bertugas mengevakuasi dan memastikan korban ditolong cepat.

Ridwan menegaskan bahwa euforia tempat wisata saat ini diakui begitu tinggi dan besar. Masyarakat setelah 2 tahun terhalang pandemi juga terlihat euforia.

“Namun pengelola wisata semestinya melakukan perawatan dan cek re cek, sehingga kejadian tidak perlu terjadi, ” ujarnya.

Berkaca dari kejadian itu, pengelola wisata lain di Surabaya hendaknya memperhatikan keselamatan dan kondisi sarana sebelum dipakai.

“Yang jelas pengelola Kenpark ini keliru ada kelalaian. Tidak check dan re check. Untuk itu pengelola menanggung semua biaya pengobatan korban sampai sembuh,” tukasnya.

banner 1024x730

Pos terkait

banner 800x800