Tatapan Mata Bawa Petaka, 1 Pemuda Tewas

Tatapan Mata Bawa Petaka, 1 Pemuda Tewas
Kepala Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Anton Elfrino Trisanto dan Kasat Reskrim, AKP Arif Rizki Wicaksono saat Press conference
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-SURABAYA- Emosi membawa petaka. Gegara tak bisa menahan emosi, tiga pemuda terlibat aksi pengeroyokan di Pogot, tepatnya Jalan Platuk, Donomulya, Kecamatan Kenjeran, Surabaya pada Sabtu (26/3/2022), pukul 22.50 WIB.

Tiga pemuda tersebut adalah, SAS (19), RAN (18) keduanya warga Surabaya, dan JS (18) warga asal Jombang. Kini tiga pelaku ini ditahan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak.

Bacaan Lainnya

Seperti yang diungkapkan oleh Kepala Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Anton Elfrino Trisanto dalam press conference pada Selasa (29/03/2022) siang di halaman Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak, tindakan pelaku telah menyebabkan satu orang meninggal dan satu lagi luka-luka dan saat ini sedang dalam perawatan.

Berita Menarik Lainnya:  Munaqosah MTsN 5 Ngawi, Ajang Ujian Hafalan Quran Siswa

“Yang meninggal dunia MRA usia 16 tahun dan MIB menderita luka-luka,” papar Anton pada Beritabangsa.com.

Aksi pengeroyokan terjadi, lanjut orang nomor satu di Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Perak ini, berawal korban melihat pelaku yang berjumlah 3 orang (menurut pelaku tatapan menantang).

Ads

Dan, masih menurut Anton, rupanya pelaku tidak terima dengan tatapan korban, serta merta ketiga pelaku putar balik dan mengajak pelaku ke suatu tempat.

Di tengah perjalanan, di TKP, pelaku menghentikan motor yang dikendarai korban, dan seketika langsung menghujani korban dengan pukulan maut. Pukulan tangan kosong mendarat di kepala bagian belakang dan punggung korban.

Mendapatkan pukulan bertubi-tubi, korban berniat melarikan diri dengan sepeda motornya, namun karena terburu-buru akhirnya korban terjatuh dari sepeda motornya.

Ads

Beruntung warga segera menolong korban dan segera dilarikan ke Rumah Sakit terdekat, namun nyawa MRA tak tertolong dan meninggal dunia, sedangkan MIB masih dalam perawatan.

Berita Menarik Lainnya:  Tiga Desa di Kecamatan Krian Diterjang Puting Beliung

Atas kerjasama dan informasi dari warga, Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak bergerak cepat menuju TKP, melakukan olah TKP dan setelah berhasil mengumpulkan data, tim kemudian memburu pelaku.

Minggu (27/03/2022) pukul 04.00 WIB, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Arif Rizki Wicaksono bersama tim berhasil menangkap para pelaku di rumahnya masing-masing.

“Keberhasilan ini tak lepas dari kerjasama warga dan tokoh-tokoh setempat,” jelas Arif menambahkan.

Barang bukti yang berhasil diamankan 1 jaket warna abu-abu bercorak ungu, 1 jaket warna hitam dan 1 kaos warna hitam.

Ketiga pelaku dijerat dengan pasal 80 ayat 3 Undang-undang RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU no. 23 tahun 2002, tentang perlindungan anak dan atau pasal 170 ayat 2 ke-3, dengan ancaman hukuman penjara 12 tahun.

banner 1024x730

Pos terkait

banner 800x800