Tak Ada Hujan dan Angin Kantor Kelurahan Jrebeng Lor Ambruk

Situasi Bangunan Kantor Kelurahan Jrebeng Lor Kota Probolinggo Ambruk | Foto: Istimewa
Situasi Bangunan Kantor Kelurahan Jrebeng Lor Kota Probolinggo Ambruk | Foto: Istimewa
Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Probolinggo – Tak ada angin dan hujan, tiba – tiba atap kantor Kelurahan Jrebeng Lor, di Jalan Sunan Ampel No,246, Kecamatan Kedopok, ambruk, Kamis (2/11/2021) pukul 16.46 WIB.

Beruntung tidak ada korban jiwa atau luka saat peristiwa itu. Hal itu dikarenakan aktivitas kantor sudah tutup.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Bertahap, 36.180 Warga Kabupaten Probolinggo Mulai Terima BLT BBM

Bruuukk ! Suara gemuruh terdengar keras. Penjaga kantor, Pak Tirap, terperanjat dibuatnya.

Betapa tidak, dia baru saja mengecek sejumlah ruangan di kantor Kelurahan ini karena sudah ditinggal staf pulang.

Selang beberapa menit, tiba-tiba atap ambruk dan bangunan roboh.

Belum diketahui pasti penyebab kejadian ambruknya bangunan Kelurahan ini.

“Mungkin karena bangunan sudah tua dan lama nggak pernah dibenahi, memang ada rencana untuk renovasi tapi hingga sekarang belum ada,” ujar Tirap.

Berita Menarik Lainnya:  Hari Raya Karo, Plt Bupati Probolinggo Minta Masyarakat Tetap Jaga Tradisi

Dia pun menghubungi beberapa staf Kelurahan dan Lurah Jrebeng untuk memberitahukan peristiwa yang baru saja terjadi.

Bangunan yang sebelumnya sering dipakai untuk kegiatan umum, rapat warga, pertemuan warga, dan sosialisasi program Pemerintah ini tidak difungsikan menjelang direnovasi dan dijadikan gudang sementara.

Sejurus kemudian warga berdatangan melihat. Salah satu warga bernama Jamal mengatakan, “bangunan itu sudah sangat rapuh, yang saya tahu Pak Lurah sudah mengajukan renovasi namun hingga bangunan ambruk tidak ada kabar untuk renovasi, ya untungnya nggak ada korban,” jelasnya.

Berita Menarik Lainnya:  Lapas Probolinggo Turut Andil Dalam Program ‘Kumham Peduli, Kumham Berbagi’

Sementara itu, Lurah Jrebeng Lor Rudjito, ditanya awak media mengatakan pihaknya memang sudah kerap mengajukan renovasi. Namun hingga saat ini belum ada kepastian.

“Kami usulkan untuk dilakukan pembangun sudah sejak 2017 lalu. Namun belum ada upaya pembangunan,” tambahnya.

Rudjito berharap segera ada perbaikan, sehingga gedung aula ini bisa dipakai kembali untuk kegiatan masyarakat.

“Dalam kejadian ini kami pastikan hanya kerugian material dan tidak ada korban jiwa,” pungkasnya.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280