Sehari Pasca Banjir, Bupati Salwa Datangi Lokasi Banjir dan Berikan Santunan

Bondowoso, Beritabangsa.com – Pasca terjadinya banjir, Bupati Bondowoso KH. Salwa Arifin mendatangi Lokasi Banjir, Pondok Pesantren Nurul Falah, di Desa Jeruk Sok Sok, Kecamatan Binakal, Jum’at (6/3/2020).

Ia datang bersama Sekretaris Daerah Syaifullah, untuk memberikan santunan.

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

Pada wartawan, Bupati Salwa Arifin, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya seorang santriwati bernama Hilda (14) yang terseret arus banjir, Rabu (4/3/2020).

Berita Menarik Lainnya:  Cegah Penyebaran COVID-19, Kades Sanggra Agung Keluarkan Himbauan Untuk Warganya

“Pertama kami sampaikan belasungkawa kepada keluarga Ponpes dan keluarga korban. Mudah-mudahan diberikan ketabahan. Ini sebagai ujian, ke depan diharapkan ada antisipasi untuk terhindar dari bencana,” ujarnya.

Pemerintah akan mengupayakan untuk membantu pembangunan bangunan yang jebol akibat tanah longsor dan banjir.

Pasca terjadinya banjir ini, seluruh santriwati yang berjumlah sekitar 70 orang dipulangkan terlebih dahulu. Untuk menghilangkan trauma, dan keluarga yang wali santriwati juga meminta hal serupa.

Berita Menarik Lainnya:  Bupati Salwa Terima Kunjungan KONI dan FORKI

“Ya kemungkinan satu minggu. Tapi, proses belajar mengajar santriwati pun tetap,” tutur ustad Gunawan selaku Kepala Biro Pendidikan PonPes Nurul Falah.

Masih kata Ust. Gunawan, pihaknya saat ini sedang memperbaiki bangunan Ponpes santriwati yang runtuh akibat banjir itu.

Pembangunan dilakukan melalui  swadaya di tengah-tengah masyarakat, dan sejumlah bantuan yang masuk dari Baznas, Pemerintah Desa dan lainnya.

“Kerugian mungkin sekitar Rp 30 juta. Tapi yang membuat kita berpikir panjang karena lokasi ini menjadi langgananan banjir. Sehingga ini menjadi catatan untuk kami,” pungkasnya.

Berita Menarik Lainnya:  Puan Penuhi Kriteria Pemimpin, Ditempa Sejarah dan Waktu Sejak Remaja

Diberitakan sebelumnya, banjir setinggi sekitar 75 cm menerjang Desa Jeruk Sok Sok pada Rabu (4/3/2020).

Hujan dari jam 09.30 hingga jam 15.00 WIB itu mengakibatkan banjir dan dua orang santri terseret arus deras. Salah satu santriwati bernama Hilda (14) meninggal dunia.

Reporter : Muslim

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *