Hasil Rapid Test Positif, Statusnya ODP kini Meninggal Dunia

Silahkan Share ke :

Bondowoso, Beritabangsa.com – Hasil Rapid test seorang ODP (Orang Dalam Pantauan) warga Kecamatan Pujer Bondowoso menunjukan positif. Akan tetapi hasil swab belum keluar, pasien tersebut meninggal dunia selasa malam (21/4/2020).

Dr. Imron, selaku juru bicara gugus tugas covid 19, mengatakan, Pasien diketahui telah lama menjadi TKW (Tenaga Kerja Wanita) yang pulang dari Malaysia.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  7 Pelaku Judi Online Domino High dan Togel Diringkus Polres Bondowoso
banner 1920x1080

“Sekitar Dua bulan yang lalu pulang dari Malaysia, dan kami sudah masukan ke ODP (Orang Dalam Pantauan) dan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari,” tuturnya saat di konformasi oleh awak media, di pendopo Kabupaten Bondowoso, rabu (22/4/2020).

Sementara itu, Plt Direktur RSUD dr Koesnadi Bondowoso, dr Yus Priatna Sp.P menjelasan, bahwa pasien tersebut datang ke rumah sakit sekitar tiga hari lalu, dengan keluhan stroke. Ketika dilakukan rapid test hasilnya positif Corona.

Berita Menarik Lainnya:  Bupati Salwa Sebut Kasus Stunting di Bondowoso Turun Drastis

Pasiennya stroke. Karena dari Malaysia kita cek darahnya. Ternyata darahnya rapidnya positif. Berarti ada antibodi terhadap Covid-19,” katanya saat dikonfirmasi.

Pihak rumah sakit kata dia, sudah melakukan swap. Namun hasilnya belum keluar, karena memang harus menunggu agak lama. Hasil Swap ini nanti yang menunjukkan, apakah pasien betul-betul positif atau tidak.

dr Yus meminta warga tidak panik. Karena penguburan jenazah menggunkan Protap Covid-19.

Berita Menarik Lainnya:  FKR Unjuk Rasa Temuan Indikasi Korupsi di Setwan Provinsi SulSel

Kita sudah pakai APD. Protap pemakaman juga sudah sesuai protap Covid-19. Pakai peti. Jadi tidak ada cerita kumannya menular ke mana-mana,” terangnya.

Pihaknya pun berkordinasi dengan tokoh masyarakat, tempat pasien tinggal. Untuk diberi pemahaman suapaya tidak ada kasus pengucilan terhadap keluarga korban.

Kita selalu hati-hati. Bahkan meski swapnya belum keluar. Sudah kita gunakan Protap Covid-19 sebagai bentuk kehati-hatian,” pungkasnya.

Reporter : Muslim

banner 600x310

Pos terkait