Erupsi Semeru, Duka Lumajang, 43 Terluka Bakar, 1 Tewas

Salah satu korban Erupsi Gunung Semeru pada Sabtu (4/12/2021) | Foto: Humas Pemkab Lumajang
Salah satu korban Erupsi Gunung Semeru pada Sabtu (4/12/2021) | Foto: Humas Pemkab Lumajang
Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Lumajang – Indonesia kembali berduka. Pukul 15.00 WIB, Gunung Semeru, batuk dan memuntahkan ribuan meter kubik lahar panas. Bluuum. Awan tebal membubung ke langit. Seketika Lumajang gelap gulita, Sabtu (4/12/2021) sore itu, bak malam tanpa penerangan.

Warga berlarian menyelamatkan diri. Ada yang teriak, ada yang bingung mencari tumpangan motor, ada yang langsung kelonjotan terkena abu vulkanik panas ratusan derajat itu.

Bacaan Lainnya
banner 1024x1366

Blum….blum. Dua kali Semeru mengeluarkan bunyi letusan. Awan putih kehitaman tebal membumbung berbentuk jamur kemudian jatuh bak kulit domba terpilin – pilin.

Berita Menarik Lainnya:  Cewek Joget Saat Mengendarai Motor, AKBP Teddy Chandra : Peringatkan, Jangan Main Ponsel Saat Berkendara

Listrik padam, warga kebingungan menolong saudaranya. Kepanikan terjadi di mana – mana. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang melakukan evakuasi hanya bisa menolong 43 orang.

Berapa jumlah korban warga yang meninggal dan terluka lainnya belum ada data valid dan resmi. Bahkan jumlahnya pun masih berubah – ubah.

Suasana lengang dan hening menjelang Maghrib. Sesekali terdengar teriakan dan kilauan cahaya motor.

Tidak ada yang sempat membawa senter. Cahaya senter ponsel yang kebetulan masih ada hanya menerangi jarak satu meteran saja.
Sejauh mata memandang hanya hitam pekat. Jalur sambungan listrik langsung padam.

Sebelumnya, tim relawan yang sampai saat ini, masih terus bekerja. Dengan peralatan minim berusaha menembus beberapa lokasi dusun dan desa terdekat Semeru.

Berita Menarik Lainnya:  Partai Ummat: Sipol Sangat Bantu Input Data

Informasi media ini, hingga beberapa waktu ke depan semua relawan, petugas BPBD dari berbagai daerah masih akan berada di Lumajang. Termasuk Gubernur Jatim Khofifah, menuju Lumajang, mengajak semua Pemerintah Daerah membantu Lumajang.

Data sementara korban meninggal ditemukan 1 orang. Sedangkan untuk data warga yang selamat dan sekarang dirawat di RS. Haryoto, Lumajang adalah:

Lira Firna (19), Dusun Kajar Kuning, Purwanto (41), Wildan (17), Luluk Susilowati (41), Dur Jumadi (70), Alvin (14), Mustakin (28), Suwati (38), Rita (23), Titin (23), Haliwan (26), M Zaeful (12), Ngatiman (27), Senimin (40), Haris (33), Samsul (32), Rahma Amalia (23), Mesini (70), Sukri (100), Ngatina Ani (60), Bawon Triono (33), Ngatinem (70), Samsul (30), Sami (38), Misini (37), dan Selamet (40), semuanya dari Dusun Curah Kobokan.

Berita Menarik Lainnya:  Ngapling Perbaikan Jalan, Demi Kepuasan Pengguna Jalan

Kemudian Hasan (22), Hami (70), Suli (50) dirujuk ke RSD dr Haryoto, Samsul Arifin (39), Roni (29), M Idris (37), Giarti (55), Siswanto (73), Semi (40), Supit (50) dan Sudi (34), warga Dusun Supit Urang.

Lalu, korban Rianto (30) warga Desa Sumbermujur, Adi (35) warga Desa Sumberurip (dirujuk ke RSUD dr. Haryoto), Hermanto (24) warga Desa Wonocempokoayu (Dirujuk ke RSUD Pasirian), Okta Tunis Suprianto (24) warga Krajan, Desa Penanggal, dan
Edi Pramono (35) dari Sumber Urip.

“Sementara evakuasi dihentikan karena akses masih sulit dilalui oleh mobil biasa, terkecuali mobil Jeep,” pungkas Agustin, Ketua Tim relawan yang saat ini masih di lokasi terdampak.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280