Bocil di Mojoagung Jombang Hilang Misterius

Orang tua Korban
Ibunda korban, saat menunjukkan foto ciri-ciri korban yang hilang misterius di kediamannya
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-JOMBANG – Seorang anak bernama Mustofa Bisri (8) asal Dusun Kagulan, Desa Jetis, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, hilang misterius.

Kejadian ini diketahui setelah putra bungsu dari pasangan suami istri Muhammad Miftahul Abidin Aminullah (42) dengan Binti Isrousurus (37) tidak jadi diajak untuk ke pondok pesantren pada, Jumat (28/5/2022) sore.

Bacaan Lainnya
banner 800x800

Karena sampai malam tak kunjung pulang, lantas keluarga korban melaporkan bahwa anaknya hilang. Bahkan dikarenakan kondisi dapur kediaman korban yang dekat dengan sungai, diduga korban hilang tenggelam.

Kapolsek Mojoagung Kompol Purwo Atmodjo membenarkan informasi tersebut. Laporan kehilangan seorang anak sudah diterima, namun demikian masih belum diketahui pasti penyebabnya.

Berita Menarik Lainnya:  Penyuplai Sengon Gruduk Pabrik Triplek Milik BUMN, Tanggungan 8 M Tak Terbayar

“Iya benar, tapi penyebabnya masih belum jelas. Sebab tidak ada saksi yang melihat dia hilang, ini masih dicari,” ujarnya kepada wartawan pada Sabtu (28/5/2022) siang.

Disinggung soal kronologi terakhir korban, Kapolsek Mojoagung menyebutkan bahwa dari pihak keluarga masih belum mengetahui pasti. Sehingga sampai kini pihaknya cukup kesulitan untuk menindaklanjuti peristiwa tersebut.

“Tidak tau juga keluarga korban (kronologi terakhir, red),” singkat Kapolsek Mojoagung Kompol Purwo Atmodjo memungkasi.

Selain pihak kepolisian, petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang juga turut melakukan pencarian. Pencarian dengan melakukan penyisiran sungai dilakukan mulai pagi hingga sore hari.

Ads

“Sebenarnya kemarin kami yang sudah menerima laporan tersebut. Tapi masih belum jelas dan tidak ada saksi. Sehingga pencarian mulai dari tadi pagi, sejauh 10 kilometer dari lokasi kejadian,” tutur Kepala Pelaksana BPBD Jombang, Bambang Dwijo Pranoko.

Berita Menarik Lainnya:  Reses Perdana, Anggota DPR RI Haerul Amri Perjuangkan Beasiswa

Dengan menerjunkan sejumlah anggota, dua perahu karet diterjunkan untuk melakukan penyisiran korban diduga hilang tenggelam. Namun demikian, hingga sore menjelang malam masih belum ditemukan tanda-tanda adanya korban hilang tenggelam.

“Sampai saat ini masih belum ada tanda-tanda. Tapi tetap, kita upayakan untuk melakukan pencarian. Kami juga dibantu oleh Basarnas. Pencarian terus berlanjut, meski sebelumnya ini masih belum bisa dipastikan hilang tenggelam,” katanya saat ditemui di posko pencarian korban hilang, balai Desa Gambiran, Mojoagung, Jombang.

Cukup dinilai ada kendala dari petugas dalam pencarian korban tersebut. Selain belum ada tanda-tanda, juga kondisi sungai yang menyempit dan banyak bambu-bambu yang menyulitkan petugas saat lakukan penyisiran sungai.

“Kendalanya banyak gedung, sungai menyempit, dan juga banyak bambu-bambu. Mungkin begitu saja dulu ya, tetap akan kami upayakan dalam pencarian ini,” bebernya.

Berita Menarik Lainnya:  Angin Puting Beliung Robohkan Puluhan Rumah Warga Bondowoso

Disinggung soal laporan terakhir ciri-ciri korban sebelum dinyatakan hilang, pihaknya menyebut sudah mendapatkan laporannya. Dikatakan korban yang masih duduk di bangku kelas satu madrasah itu, mengenakan pakaian kaos dan celana panjang berwarna hitam.

“Ciri-ciri pakaiannya memakai kaos pendek, depannya berwarna hitam. Belakangnya berwarna silver ada gambar piala dan tulisan repsol. Kalau celananya, panjang juga berwarna hitam. Ya harapannya semoga segera ditemukan,” pungkasnya.

Berdasarkan pantauan Beritabangsa.com di lokasi, terpantau sejumlah petugas dari BPBD Jombang terus melakukan penyisiran sungai.

Di kawasan setempat, tak jarang melihat aktivitas warga setempat turut menyaksikan proses pencarian. Selain melihat, tak jarang dari mereka terpantau sibuk mendokumentasikan.

Sementara berada di kediaman korban, terpantau dipenuhi rasa duka bersama. Setiap waktu, tamu berdatangan. Mulai dari keluarganya, hingga para pengajar korban di sekolahnya.

>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google Beritabangsa.com

Pos terkait