Bak buk bak buk ! Oknum Pesilat PSHT Keroyok Warga, Ibu Hamil Muda Jadi Korban

Keterangan foto : Lokasi pengeroyokan oknum PSHT, di depan gedung GKN Jalan Dinoyo, Minggu (23/1/2022). (Foto : Agus Setiawan)
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-SURABAYA – Ironis. Seorang ibu muda, Febiyanti (20), yang sedang hamil muda warga Jalan Sidomukti Buntu, Kota Surabaya, menjadi korban pengeroyokan oknum perguruan pencak silat PSHT saat melintas di Jalan Dinoyo Depan Gedung GKN, hingga mengalami sakit perut akibat pukulan oknum pendekar PSHT pada hari Minggu (23/1/2022) pukul 21.00 WIB.

Informasinya, kejadian kekerasan terhadap perempuan ini terjadi saat Farid Fachruddin dan teman-temannya lagi asik nongkrong sambil ngopi di depan gedung GKN Jalan Dinoyo, kebetulan salah satu korban kebetulan memakai atribut perguruan Kera Sakti.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Viral Pasca Vaksin Pelajar SD Meninggal Dunia
banner 1024x1366

Tiba-tiba datang dari arah Utara sekitar sepuluh orang yang mengunakan tiga motor yang menggunakan atribut salah satu perguruan pencak silat PSHT.

Tanpa alasannya yang jelas tiba-tiba menyerang korban.

Bak buk bak buk ! Korban diserang dalam posisi tidak siap. Melihat pelaku menyerbu membabi buta, korban tidak berani melawan.

Apalagi salah satu dari mereka ada yang mengacungkan senjata tajam.

Berita Menarik Lainnya:  SMA Negeri 2 Gelar Pemilos dengan e-Voting

Sialnya ada 3 korban yang lagi bernasib apes, kena hajar bogem mentah seragam bertubi-tubi hingga terluka.

Korban pengeroyokan itu yakni, Frid Fachruddin, warga Wonosari Mulyo VI nomor 9 Kota Surabaya. Korban ini menderita luka di bagian kepala belakang memar dan robek, kepala kanan mengalami memar dan robek.

Kedua, Abdoerochman, warga Kampung Malang Kulon 1 nomor 24 Surabaya, mengalami bengkak pada bibir dan pelipis.

Sialnya, Febiyanti (hamil) warga Sidomukti Buntu, Kota Surabaya, kebetulan korban yang saat itu melintas di lokasi bersama suaminya ikut kena gebuk dan keroyokan, hingga mengalami sakit pada perut.

Berita Menarik Lainnya:  Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bersama 3 Pilar Operasi Yustisi di Depan Pos Suramadu

Menurut saksi mata yang berada di lokasi yang engan disebut namanya mengatakan , “kejadiannya begitu sangat cepat kemudian mereka kabur ke arah selatan,” ucapnya.

Kepala Unit Reserse Kriminal. Kepolisian Sektor Tegalsari, Ajun Komisaris Polisi Marji Wibowo, membenarkan kejadian itu.

Anggotanya telah diperintahkan mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan tindakan.

Marji saat dikonfirmasi melalu pesan singkat WhastApp oleh beritabangsa.com mengungkapkan, saat ini kasusnya masih dalam pengembangan.

“Ciri-ciri pelaku sudah kami kantongi saat ini anggota kami masih dalam pengejaran,” pungkasnya.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280