Akhirnya Identitas Mayat Tanpa Kepala di Kebun Warga Banjarsari Terkuak

Ilustrasi
Ilustrasi Penemuan Mayat
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-BLITAR- Masih ingat temuan mayat tanpa kepala? Sesosok mayat tanpa kepala yang ditemukan di kebun warga Desa Banjarsari, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, akhirnya terkuak berinisial Budiono (54).

Pihak kepolisian menyebutkan ia merupakan salah satu dari terduga pelaku pemerkosaan anak di bawah umur. Di mana, korban pemerkosaan yang dilakukan oleh Budiono sedang hamil 7 bulan.

Bacaan Lainnya
banner 800x800

“Korban hamil sekitar 7 bulan. (Budiono) Masih diduga sebagai salah seorang pelaku dari atas laporan dugaan pencabulan anak di bawah umur,” ujar Kasat Reskrim Polres Blitar, AKP Tika Pusvita Sari, Kamis (2/6/2022).

Berita Menarik Lainnya:  HPL : Negara Harus Hadir untuk Kesehatan dan Pertanian Organik

Kasus dugaan pemerkosaan anak di bawah umur ini sudah dilaporkan pada pertengahan Mei 2022 lalu. Pihak keluarga korban yang tidak terima dan melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib.

Ads

Pihak kepolisian menyebutkan bahwa selain Budiono, ada terduga pelaku lainnya. Pelaku berusia 60 tahun tersebut merupakan tetangga Budiono dan dia sudah diperiksa oleh kepolisian.

“Hanya satu terduga pelaku yang datang dan kooperatif. Namanya saya lupa, tapi yang jelas usianya sekitar 60 tahun. Juga termasuk tetangga korban, seperti terduga pelaku lainnya yaitu B (54),” imbuhnya.

Sementara, Budiono, sudah menerima surat panggilan untuk diperiksa dalam kasus dugaan pemerkosaan anak ini. Namun, terduga pelaku tidak hadir dalam pemeriksaan saksi yang dijadwalkan pada 19 Mei 2022.

Berita Menarik Lainnya:  Khofifah Backup Penuh Vaksin Merah Putih Uji Klinis Februari Ini

“Budiono, belum sempat kami mintai keterangan, karena memang yang bersangkutan tidak hadir dalam pemanggilan kami. Baru setelah ditemukan itu, pihak kepolisian baru tahu bahwa terduga pelaku pemerkosaan sudah meninggal,” terangnya.

Saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan saksi untuk mengungkap kasus pemerkosaan anak di bawah umur itu. Karena, korban yang merupakan seorang pelajar itu sedang hamil 7 bulan.

>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google Beritabangsa.com

Pos terkait