Abang Becak Asal Jombang Tewas Mendadak di Atas Becak

Keterangan foto: Sarpin (68) warga Krukah Lama IV nomor 8 atau Griya Asri Kali Tengah, Tanggulangin Sidoarjo, Blok IJ nomor 9 ditemukan tak bernyawa diatas becaknya.
Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Surabaya – Sarpin (68) warga Krukah Lama IV nomor 8 atau Griya Asri Kali Tengah, Tanggulangin Sidoarjo, Blok IJ nomor 9 ditemukan tak bernyawa.

Abang becak kelahiran Jombang 1 Januari 1944 ini tewas di atas becaknya yang mangkal di depan toko Tata Cell, Pucang Anom, Surabaya, Rabu (1/12/2021) pagi.

Bacaan Lainnya
banner 1024x1366

Informasi yang digali, sekira pukul 08.30 WIB, dia baru saja mengangkut penumpang bernama Lie Lily (39) warga Ngagael Jaya Selatan III no 32.

Berita Menarik Lainnya:  Gelar Ospektas, Ketua STAITA Imbau Mahasiswa Selalu Jaga Nilai Aswaja

Saksi Lie ini minta diantar ke Pasar Pucang, melewati Jalan Ngagel Jaya Selatan, dan Pucang Anom Surabaya.

Setiba di Pasar, saksi berbelanja masuk Pasar. Sedangkan korban menunggu duduk di atas jok dalam becak di depan Pasar Pucang.

Sekira 30 menitan, saksi keluar dari dalam Pasar Pucang, untuk minta diantar kembali naik becak.

“Saat itu saya melihat korban sedang duduk diam, dan kepala tertelungkup ke bawah. Saya gugahi (bangunkan,red) tapi tidak ada reaksi. Ya saya teriak minta tolong ke warga sekitar untuk membantu mengecek korban,” ujar Lily.

Berita Menarik Lainnya:  Usai Dilantik, PC GP Ansor Surabaya Siap Cetak Puluhan Kader Di tiap Kelurahan

Begitu pula saat dibangunkan warga, korban juga tidak ada reaksi, akhirnya saksi memeriksa nadi tangan kanannya. Ternyata tidak denyut nadi.

“Kulitnya terasa dingin, dan kita perkirakan dia meninggal dunia,” ujar Yohanes Ronal Prasetyo, saksi lain warga sekitar.

Kemudian warga langsung menghubungi Polisi setempat yakni Polsek Gubeng.

Tak selang berapa lama, Tim Inafis Polrestabes Surabaya Cabang Polda Jawa Timur, datang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Tampak beberapa petugas Inafis sedang memasang penanda rekonstruksi olah TKP untuk diabadikan. Termasuk memastikan sidik jari korban.

“Saat datang, tubuh korban hanya ditutupi kain putih saja. Dan baru dibuka setelah petugas datang dari Polrestabes Surabaya dan Polsek Gubeng,” ujar saksi Yohanes.

Berita Menarik Lainnya:  Oknum Jaksa Bojonegoro Diringkus Polisi di Jombang, Diduga Sodomi Pelajar

Menurut petugas Inafis yang tidak mau disebutkan namanya, jenazah korban setelah dilakukan olah TKP dan perekaman akan dibawa ke RSU dr Soetomo Surabaya, untuk dilakukan VER atau Visum et Repertum.

“Jika ada pihak keluarga yang kehilangan dan mengurus jenazahnya, diharap koordinasi dengan Polsek Gubeng,” ujar petugas, di lokasi.

Kapolsek Gubeng, Kompol Akay Fahly SH, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kematian korban. Hal itu menunggu hasil VER yang dilakukan pihak RSUD dr Soetomo Surabaya.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280