Panen Kelengkeng di Merakurak Tuban, Khofifah Geleng-geleng Kepala

Gubernur Khofifah saat memanen buah Kelengkeng (foto: Humas)
Gubernur Khofifah saat memanen buah Kelengkeng (foto: Humas)
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-TUBAN- Pohon buah Kelengkeng di Desa Sugihan, Kecamatan Merakurak, Tuban, membuat Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa geleng-geleng kepala tanda kagum

Betapa tidak. Kebun Kelengkeng Kelompok Tani Ngudi Tirto Makmur di Desa Sugihan, Kecamatan Merakurak, Tuban, ini memakai sistem pertanian modifikasi tumpang sari (tripple cropping).

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Ketua Yarsis Dikabarkan Wafat, Humas Unusa: Kabar Palsu
banner 1920x1080

Ada Kelengkeng, cabai dan budidaya madu atau ternak lebah. Dengan begitu, Kebun Poktan Ngudi Tirto Makmur ini menjadi daya tarik bagi agrowisata pedesaan dan referensi daerah lain.

“Potensi tumpang sari antara Kelengkeng, cabai dan madu ini sangat luar biasa,” kata Khofifah.

Profit dari sistem tumpang sari dari Kelengkeng, cabai dan madu ini bisa menjadi referensi bagi daerah lain dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis desa, atau desa wisata berbasis agro.

Khofifah menuturkan, varietas Kelengkeng yang ditanam di Desa Sugihan ini adalah jenis Kateki. Buah besar, lebat dan pasar lebar.

Berita Menarik Lainnya:  Bantu UMKM, Bupati Sampang Borong Takjil Untuk Dibagikan Ke Masyarakat

“Di sini memakai jaring kanopi kebun. Jadi tidak perlu dibrongsong lagi di setiap pohon. Dan ini menjadi lebih efisien lagi, menghemat tenaga dan dan melindungi dari kelelawar atau burung,” jelasnya.

Kata Khofifah Pemprov Jatim sedang menyiapkan format pinjaman atau kredit subsidi bunga melalui bank UMKM Jawa Timur.

Setiap petani bisa direalisasikan Rp10 juta dan dapat subsidi bunga sehingga jadi bunga 3 persen per tahun.

“Subsidi bunga ini berasal dari APBD Pemprov Jatim. Jadi kredit Rp. 10 juta tapi bunganya hanya 3 persen per tahun karena disubsidi oleh Pemprov. Dan kami harapkan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh pelaku UMKM kita khususnya kategori ultra mikro dan mikro,” katanya.

Berita Menarik Lainnya:  Ambyaaar! Pulang Kampung, Pemain Timnas U-16 asal Jombang Diarak Ribuan Warga

Wiyono, Ketua Poktan Kelengkeng, mengatakan pemerintah baik Pemkab Tuban dan Pemprov Jatim terus memberikan perhatian budidaya Kelengkeng ini.

“Terimakasih dukungan dan perhatian baik dari Gubernur Jatim maupun Bupati Tuban. Harapan kami kebun Kelengkeng di desa ini terus berkembang dan meningkat,” pungkasnya.

Di luas kebun Kelengkeng ini sekitar 50 hektare diisi 5.000 – 6.000 pohon. Setahun, Kelengkeng Kateki bergantian 3-4 kali panen. Per pohon menghasilkan 50-60 Kilogram atau setara 1-2 juta rupiah.

banner 600x310

Pos terkait