Kapolres Bondowoso Larang Keras Konvoi Pelantikan Kades Terpilih

Kapolres Bondowoso, AKBP Herman Priyanto | Foto: Humas Polres Bondowoso
Kapolres Bondowoso, AKBP Herman Priyanto | Foto: Humas Polres Bondowoso
Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Bondowoso – Kepala Kepolisian Resort Bondowoso, Ajun Komisaris Besar Polisi Herman Priyanto melarang adanya konvoi dan iring – iringan kendaraan berdalih mengantar pelantikan Kepala Desa (Kades) terpilih.

Herman Priyanto, selain memberikan larangan juga mengimbau agar kepada seluruh pendukung dan Kades terpilih melarang pendukungnya untuk konvoi. Jika ada pelanggaran tak segan Polisi akan memberi sanksi.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Sebubut, Mata Air Berdaya Pikat Tinggi

Pasalnya, saat ini pandemi Covid-19 belum berakhir. Maka guna mengantisipasi terjadinya kerumunan massa pendukung Kepala Desa (Kades) saat pelantikan, maka Kapolres menyebarkan imbauan dan larangan tersebut.

Pelantikan Kades akan digelar serentak pada Kamis (16/12/2021) besok.

Pelantikan tersebut dilakukan secara virtual dipimpin langsung oleh Bupati Bondowoso Drs. Salwa Arifin langsung dari Pendapa Bupati. Pelantikan akan diikuti 171 Kades terpilih.

Ditambahkan AKBP Herman Priyanto, dalam arak arakan, dan konvoi dipastikan membuat kerumunan. Di situ potensi penyebaran Covid-19 lebih tinggi.

Berita Menarik Lainnya:  Polres Bondowoso Berhasil Amankan Ribuan Okerbaya

“Kepada Kades terpilih untuk mengendalikan euforia, dan tidak berlebihan. Semisal konvoi dan sebagainya. Hindari kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan,” tegas Kapolres Herman, Selasa (14/12/2021).

Ia mengaku, pihaknya telah melakukan pendekatan dan sosialisasi kepada Kades terpilih, serta para tokoh dan tim sukses atau tim pemenangan pilkades serentak agar tidak melakukan konvoi.

“Sudah kita imbau melalui Kapolsek, temen-temen Camat, dengan melakukan pendekatan kepada tokoh, timses supaya tidak konvoi,” terangnya.

Namun, kata mantan Kasat Shabara Polrestabes Surabaya tersebut, akan tetap menerjunkan personelnya melakukan antisipasi keamanan dan penyekatan di sejumlah titik pelantikan.

Berita Menarik Lainnya:  Pemkot Probolinggo Buka Posko Bantuan Erupsi Semeru di Lumajang

“Kita akan menempatkan personel-personel kita di tempat pelantikan,” jelasnya.

Jika temukan adanya konvoi saat pelantikan kepala desa terpilih maka pihaknya akan memberikan sanksi sesuai aturan yang ada.

“Sanksi disesuaikan sama aturan, kalau kerumunan dan sebagainya perlu kita tindak,” tegasnya.

Ia pun menganjurkan agar melakukan syukuran di rumah bersama keluarga dengan sekedarnya saja.

“Yakni tanpa mengundang banyak orang yang bisa menimbulkan kerumunan,” pungkasnya.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280