Kanwil DJBC Jatim I dan Pemkab Sidoarjo Musnahkan Rokok Ilegal

Wakil Bupati Sidoarjo H. Subandi S. H (Baju Putih) bersama Kepala DJBC Jatim I Tri Wikanto dan Forkopimda Sidoarjo saat pemusnahan Barang Ilegal di Pendopo Kabupaten | Foto: Humas Pemkab Sidoarjo
Wakil Bupati Sidoarjo H. Subandi S. H (Baju Putih) bersama Kepala DJBC Jatim I Tri Wikanto dan Forkopimda Sidoarjo saat pemusnahan Barang Ilegal di Pendopo Kabupaten | Foto: Humas Pemkab Sidoarjo
Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Sidoarjo – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kanwil DJBC) Jatim I bersama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melakukan pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) hasil operasi penindakan 2021.

Penindakan di bidang cukai tersebut diperoleh di tiga wilayah di Jawa Timur, di antaranya dari Kabupaten Sidoarjo, Kota Sidoarjo dan Mojokerto.

Bacaan Lainnya
banner 1024x1366

Diperkirakan kerugian negara hasil penindakan itulah sebesar Rp.4.203.754.410. Nilai barangnya sendiri ditaksir mencapai Rp. 8.331.406.440.

Sebanyak 8.151.436 batang rokok ilegal serta 112. 490 mili liter Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) ilegal dan 44 cartrige vape ilegal dimusnahkan Pemkab Sidoarjo bersama Kantor Wilayah/Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jatim I di Pendapa Delta Wibawa, Rabu (15/12/2021).

Berita Menarik Lainnya:  Laskar Sholawat Nusantara Bondowoso Gandeng Polsek Gelar Vaksinasi

Pemusnahan dilakukan Wakil Bupati Sidoarjo H. Subandi SH bersama Kepala Kanwil DJBC Jatim I Tri Wikanto. Jutaan batang rokok ilegal didalam drum dibakar bersama-sama.

Wabup H. Subandi mengapresiasi positif kegiatan seperti ini. Hal seperti ini menurutnya hasil kerja keras bersama dalam memberantas rokok ilegal di Kabupaten Sidoarjo.

Ke depan dia meminta sosialisasi rokok ilegal terus dilakukan agar peredaran rokok ilegal dapat berkurang.

“Harapan saya ke depan permasalahan cukai ilegal di Kabupaten Sidoarjo dapat berkurang,” harapnya.

Wabup menambahkan, membuat atau mengedarkan rokok ilegal sama halnya dengan melawan hukum.

Berita Menarik Lainnya:  Bedah Rumah di Ngagel Surabaya Salah Sasaran, Picu Konflik Warga?

Pasalnya merugikan negara dari sektor pendapatan pajak. Dikatakannya Pemkab Sidoarjo akan terus berupaya menekan peredaran rokok ilegal dengan berbagai cara, bukan hanya melalui penindakan namun juga lewat sosialisasi dan edukasi.

“Saya berharap sosialisasi – sosialisasi terus dilakukan kepada masyarakat maupun perusahaan rokok yang ada di Sidoarjo. Lakukan pendekatan, ajak komunikasi agar masyarakat mengetahui kalau membuat atau mengedarkan rokok ilegal adalah melanggar hukum,” imbuhnya

Sementara, Kepala Kanwil DJBC Jatim I Tri Wikanto mengatakan pemusnahan Barang Kena Cukai (BKC) ilegal adalah hasil penindakan selama kurun waktu bulan Februari – Juni 2021.

Tri merinci, selama kurun waktu tersebut Bea Cukai Sidoarjo melakukan penindakan di Kabupaten Sidoarjo sebanyak 29 kali.

Berita Menarik Lainnya:  Gus Muhdlor Bangga Jamaah Ishari Naik Dua Kali Lipat

Hasilnya didapat 5.139.556 batang sigaret ilegal yang diamankannya. Sedangkan di Kota Surabaya jumlah barang hasil penindakan yang dilakukan 8 kali berhasil menyita 1.069.320 batang sigaret dan 112.490 ml MMEA dan 45 cartridge Hasil Produksi Tembakau Lainnya (HPTL) berupa vape atau e-liquid.

Untuk penindakan yang dilakukan di Mojokerto diperoleh barang sitaan sebanyak 1.940.980 batang sigaret.

“Dengan adanya BKC ilegal tentu menimbulkan banyak dampak negatif seperti persaingan pasar yang tidak sehat karena harga jual yang lebih rendah, penerimaan negara dari sektor cukai turun karena BKC ilegal tidak dilekati pita cukai dan ada bahaya dari sisi kesehatan karena kadar nikotin, alkohol dan bahaya kimia yang ada tidak sesuai standart,” pungkas Tri.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280