Kadis PMD Bondowoso Ingatkan Pergantian Perangkat Desa Harus Sesuai Regulasi

Kadis PMD Bondowoso, Haeriyah | Foto: Muslim
Kadis PMD Bondowoso, Haeriyah | Foto: Muslim
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-BONDOWOSO – Setelah Kepala Desa terpilih dalam Pemilihan Kepala Desa serentak dilantik, marak seruan ‘ganti perangkat desa’ di beberapa desa. Seruan itu berupa spanduk, bahkan ada juga yang melakukan aksi damai.

Ads

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Bondowoso, Haeriyah Yulianti, mengatakan, pergantian perangkat desa harus sesuai dengan regulasi.

Bacaan Lainnya

“Saya rasa Kepala Desa sudah paham apa yang telah disampaikan Bapak Bupati saat pengarahan dipelantikan lalu, bahwa meraka tidak bisa asal pecat perangkat desanya,” jelasnya saat dikonfirmasi, Senin (27/12/2021).

Menurut Haeriyah, pemberhentian atau pengangkatan perangkat desa itu diatur dalam regulasi.

Pihaknya yakin, dari 171 Kepala Desa terpilih dan 1 Pj Kades yang baru dilantik tersebut tidak semua akan melakukan pergantian perangkat desa.

“Kalaupun ada desakan dari warga setempat, Kepala Desa harus bijaksana menyikapi itu dan harus bisa memberikan penjelasan pada warganya,” ungkapnya.

Selain itu, Haeriyah menyampaikan bahwa pemberhentian dan pengangkatan perangkat desa itu harus sesuai dengan regulasi yakni Perda nomor 1 tahun 2020.

“Jadi mereka itu harus berpegang pada regulasi agar tidak menimbulkan masalah hukum,” tutur mantan Kepala Diskominfo ini.

Perempuan yang pernah menjabat Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tersebut mengakui, bahwa sejauh ini belum ada pengaduan dari masyarakat ke DPMD Bondowoso perihal pergantian dan pengangkat perangkat desa.

“Kalau pengaduan dari masyarakat secara langsung belum ada, hanya saja kami mendengar dari teman-media. Tapi sudah ditindak lanjuti, kami sampaikan pada camat untuk melakukan pembinaan,” tandasnya.

Namun, kata Haeriyah, apabila desa yang melakukan pemberhentian atau pengangkatan perangkat desa tidak sesuai regulasi sudah dalam binaan camat tetap melanggar, DPMD Kabupaten untuk memberi pengarahan pada desa tersebut.

“Jika ada yang mengabaikan, kami siap untuk turun ke desa memberikan pembinaan,” pungkasnya.

Pos terkait

banner 768x1152