Kadin Hadir di Tengah Krisis Minyak Goreng

Kadin Hadir di Tengah Krisis Minyak Goreng
Beberapa warga saat membeli paketan minyak goreng di GOR Wirabhakti
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-LUMAJANG – Krisis minyak goreng (migor) sejak beberapa bulan ini, membuat masyarakat kebingungan mendapatkannya. Selain langka, harganya juga tidak sesuai Harga Eceran Tertinggi yang ditetapkan pemerintah.

Masih banyak harga minyak goreng mulai Rp18 ribu hingga Rp20 ribu perliternya. Itupun pembeliannya dibatasi hanya 2 liter untuk setiap warga masyarakat.

Bacaan Lainnya
banner 1024x1366

“Kalau di toko pinggiran masih tinggi harganya, kalau di toko modern, mini market bahkan super market harganya relatif sama dengan HET pemerintah, namun barangnya langka,” ucap salah satu warga penjual gorengan, Mbak Tun, Jumat (18/3/2022).

Berita Menarik Lainnya:  Hasilkan Pendapatan Tambahan dengan Google AdSense

Hal yang sama juga diutarakan salah satu kelompok UKM jenis keripik, Murni, kalau dia setiap hari menggunakan puluhan liter migor untuk produksi produknya.

“Kalau harga tinggi saya tidak berani menaikan harga jual, namun kalau sudah dikatakan langka, pasti harga akan saya naikan,” kata Murni kepada media ini.

Atas sejumlah keluhan warga itulah, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Lumajang, telah menyiapkan 4000 liter migor murah buat warga Lumajang, dan di distribusikan melalui pembagian kupon, yang pendistribusiannya dibantu Ormas Pemuda Pancasila Lumajang.

Berita Menarik Lainnya:  Wartawan Bojonegoro Bersatu Bukber dan Santuni Anak Yatim Piatu

Pantauan media ini, acara yang berlangsung di GOR Wirabhakti ini juga di hadiri Kapolres Lumajang, AKBP Dewa Putu Eka Darmawan dan Bupati Lumajang, Thoriqul Haq.

Bupati Lumajang, sempat melakukan diskusi dengan beberapa warga terkait kelangkaan dan mahalnya migor yang terjadi secara nasional ini.

Sementara itu Ketua KADIN Kabupaten Lumajang, Agus Setyawan berharap operasi pasar ini bisa membantu warga dalam beberapa hari, sampai harga minyak kembali normal dan stok tercukupi.

Berita Menarik Lainnya:  Bupati Bondowoso Ajak Rakyatnya Usir Corona & PMK dengan Selawat Burdah

“Minyak kita dapat dari pabriknya langsung mas dan kita subsidi harganya guna membantu warga Lumajang atas kelangkaan minyak yang terjadi,” ujar Agus.

Dari stok pabrikan itulah, munculkan persepsi bahwa kepedulian KADIN Lumajang terbukti nyata.

“Harga minyak kita jual Rp 25 ribu per 2 liternya. Kita tidak mengambil untuk, hanya kami peduli kepada masyarakat Lumajang,” ungkap Ketua PP Lumajang ini.

Agus berharap, dari kegiatan ini, masyarakat dapat terbantu, biarpun tidak bisa banyak. Ke depan nanti ada pihak-pihak lain yang akan mengikuti langkahnya dalam memberikan kegiatan positif bagi warga Kabupaten Lumajang.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280