Jubir Satgas Covid-19 Bondowoso Sebut Isoter hanya 2 Orang

dr. Mohamad Imron, Jubir satgas covid-19 Kabupaten Bondowoso
Keterangan foto : dr. Mohamad Imron, Jubir satgas covid-19 Kabupaten Bondowoso
Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Bondowoso – Juru bicara satgas Covid-19, menyebut pasien Covid-19 yang tengah menjalani isolasi di tempat Pengelolaan Tanaman obat dan Pelayanan Kesehatan Tradisional, yang kini menjadi isolasi terpusat (Isoter) kabupaten, baru ada 2 orang.

“Kemarin (Selasa (31/8/2021) informasi dari laporan itu ada dua yang kita rawat,” kata Juru Bicara Satgas Covid-19, M. Imron, dikonfirmasi Rabu (1/9/2021).

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

Ia melanjutkan selain di Isoter kabupaten sejumlah pasien terpapar Covid-19 yang sebelumnya menjalani isolasi mandiri, juga telah ditempatkan di beberapa Isoter milik TNI-Polri.

Berita Menarik Lainnya:  Belum Ada Tanggapan Dari Pemprov, Bupati Bondowoso Suplai Air Untuk Warga Lumutan

“Mungkin di asrama, bagi anggota yang memang tidak bisa dibawa kesana, artinya dari pada kumpul keluarga, daripada Isoman. Kan lebih baik Isoter di sana,” katanya.

Ia tak menampik bahwa ada pasien Isoman yang menolak untuk dipindahkan ke Isoter. Bahkan dirinya menyebut alasan penolakan masyarakat enggan di Isoter karena beragam alasan.

Mulai dari tak mau berpisah dengan keluarga. Ada juga yang secara psikologis. Penolakan pasien untuk pindah ke Isoter, menurutnya terjadi karena beragam alasan. Seperti, menolak karena tak ingin berpisah dengan keluarga. Kemudian, walaupun tidak ada gejala ada pasien juga yang tak berkenan secara psikologis.

Berita Menarik Lainnya:  BPCB Temukan Arca Nandiswara, Perkuat Situs Pandegong

“Tak berkenan secara psikologisnya ini macam-macam juga,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Imron ini menerangkan, jajaran Satgas Covid-19 kecamatan telah melakukan edukasi kepada pasien Isoman. Namun, jika memang masyarakat tetap menolak, pihaknya tak bisa memaksa.

“Tapi begitu dihadapkan mereka menolak, kita harus humanis. Tak bisa memaksa,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Isolasi terpusat kabupaten ditempatkan di eks Klinik Paru yang kini disebut UPTD PTO PKT (Pengembangan Tanaman Obat dan Pelayanan Kesehatan Tradisional) di Desa Pancoran, Kecamatan Bondowoso.

Berita Menarik Lainnya:  Pemkab Bondowoso Jaga Sinergitas dengan TNI, Bantu TMMD 4 Miliar

Isoter ini akan menjadi rujukan bagian pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri. Yakni, pasien yang bergejala ringan ataupun pasien tanpa gejala namun dinyatakan positif.

Sementara itu, untuk segala kebutuhan pasien disebut telah disiapkan. Mulai dari peralatan hingga petugas.

Ada empat tenaga yang disiapkan di tempat Isoter itu. Di antaranya tenaga kesehatan (nakes), tenaga teknik kefarmasian, tenaga keamanan dari unsur TNI, Polri dan Satpol PP.

Kemudian, disiapkan juga tenaga non kesehatan, terdiri dari cleaning service untuk bagian kebersihan. Total akan ada 30 tempat tidur, dengan 27 tenaga kesehatan dan beberapa dokter yang siap ditugaskan di isoter ini.

banner 600x310