Lagi, Pemprov Jatim Gelontor 4.000 Ton Migor ke 21 Kabupaten/Kota

Jelang Ramadhan Gubernur Jatim Khofifah saat meninjau harga bahan pokok di Pasar Besar, Kota Pasuruan, Jumat (4/3/22)
Jelang Ramadhan Gubernur Jatim Khofifah saat meninjau harga bahan pokok di Pasar Besar, Kota Pasuruan, Jumat (4/3/22)
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-PASURUAN- Menjelang Ramadan, Pemprov Jawa Timur kembali mendistribusikan minyak goreng bersubsidi 4.000 ton di beberapa daerah di Jatim, 9 Maret 2022 besok.

“Dengan gelontoran minyak goreng kembali, kita berharap kebutuhan masyarakat akan minyak goreng bisa segera terpenuhi,” ungkap Gubernur Khofifah saat meninjau harga pokok di Pasar Besar, Kota Pasuruan, Jumat (4/3/2022).

Bacaan Lainnya
banner 1024x1366

“Ketika minyak goreng masih dalam proses  stabilisasi distribusinya agar lancar, maka kami minta bupati/wali kota tetap menggelar operasi minyak goreng. Begitu pula terhadap kenaikan beberapa bumbu dapur maka saya mohon para bupati/walikota secara intensif memantau dan mengintervensi dengan kebijakan dan operasi pasar agar sesuai dengan daya beli masyarakat,” tuturnya.

Berita Menarik Lainnya:  Gubernur Khofifah Kembali Positif Covid-19

Dalam peninjauan tersebut Gubernur Khofifah didampingi Wakil Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo beserta jajaran dinas terkait.

Pengecekan harga daging, minyak goreng hingga bawang merah, cabai merah dan cabai rawit ditanyakan secara langsung kepada para pedagang.

Fakta di lapangan menunjukan bahwa harga daging sapi maupun ayam masih dalam kondisi stabil. Tetapi harga cabai merah, cabai rawit dan bawang merah mengalami kenaikan 2-5 ribu per kilonya.

“Alhamdulillah, stok relatif aman meski ada beberapa kebutuhan pokok yang naik seperti cabai merah, cabai rawit dan bawang merah. Kenaikan diduga akibat faktor cuaca,” ungkap Khofifah usai peninjauan.

“Pada dasarnya harga dan supplai daging sapi stabil. Masih aman kondisinya. Harga daging sapi berada pada kisaran 100.000 hingga 120.000/kg sesuai jenis dan kualitasnya,” imbuhnya.

Di pasar tersebut Khofifah juga memantau harga tempe dan tahu. Diketahui, para pedagang lebih memilih menaikkan harga tahu dan tempe namun dengan ukuran yang sama.

Berita Menarik Lainnya:  Pacu Roda Perekonomian Lebih Kencang, Gubernur Khofifah Resmikan Jembatan Terusan Bojonegoro - Tuban

“Berbeda saat di Madiun, pedagang lebih memilih harga sama, sizenya dikurangi. Namun untuk di Kediri dan Nganjuk memilih opsi seperti Kota Pasuruan, yakni size sama harga dinaikkan untuk tahu dan tempe,” terangnya.

Khofifah menuturkan, konsumsi kedelai di Jatim untuk sekitar 155ribu pengusaha tempe dan tahu memang 85% masih import dari luar negeri.

Ia pun mengusulkan solusi Food Estate yang ada di Kalimantan Tengah untuk bisa dimanfaatkan sepanjang tahun sebagai upaya sustainibility mengingat di Jatim dan beberapa daerah lain tanaman kedelai biasanya ditanam sebagai penyela. Misalnya dalam setahun dua kali tanam padi dan sekali tanam kedelai. Sehingga total produksinya tidak bisa memenuhi total kebutuhan pengrajin tahu tempe di dalam negeri.

Berita Menarik Lainnya:  IPHI Sendang Kulon Ziarah ke Makam Waliyullah

“Kita sudah komunikasikan dengan pemerintah pusat bagaimana sustainability kedelai bisa dipenuhi oleh Pemerintah antara lain bisa menggunakan Food Estate di Kalimantan Tengah untuk didedikasikan secara kontinyu penanaman kedelainya,” kata Khofifah

“Kedelai di Jatim seringkali ditanam selingan. Padi-padi-kedelai. Tidak seutuhnya sepanjang tahun menanam kedelai. Kalau di Food Estate bisa sepanjang tahun menanam kedelai,” tambahnya

Dengan memanfaatkan food estate, Khofifah berharap adanya substitusi import dari proses penanaman selingan di Jatim agar tidak memilih langsung opsi import dari luar negeri.

Sebagai informasi, Food Estate merupakan konsep pengembangan pangan yang dilakukan secara terintegrasi mencakup pertanian, perkebunan, bahkan peternakan di suatu kawasan.

Food estate menjadi salah satu program strategis nasional 2020 hingga 2024. Luas lahan yang dijadikan food estate di sana meliputi intensifikasi lahan seluas 14.135 hektare dan ekstensifikasi lahan seluas 22.500 hektare.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280