Khofifah Terjunkan Tim Sisir Warga Kampung 1001 Malam

Suasana tim Vaksinasi yang diterjunkan ke kampung 1001 malam di bawah Jembatan Moro Krembangan, Kota Surabaya, Selasa (21/12/2021) | Foto: Humas Pemprov Jatim
Suasana tim Vaksinasi yang diterjunkan ke kampung 1001 malam di bawah Jembatan Moro Krembangan, Kota Surabaya, Selasa (21/12/2021) | Foto: Humas Pemprov Jatim
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-SURABAYA – Vaksinasi untuk mencapai herd immunity atau kekebalan komunitas, getol dilakukan Pemprov Jawa Timur. Terkini, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, menerjunkan tim vaksinasi untuk menyisir warga di kampung 1001 malam Surabaya.

Meski capaian vaksinasi dosis 1 kategori umum per 20 Desember tercatat 74,59 persen dan lansia dosis 1 tercatat 59,49 persen , Pemprov bersama pemkab/ pemkot terus menyisir mereka yang belum divaksin atau belum vaksin dosis dua.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Gubernur Khofifah Ambil Sumpah Adhy Karyono, Sekdaprov Jatim Definitif
banner 1024x1366

Kali ini menyasar warga di daerah slum area yang tidak teregistrasi atau unregistered people seperti di bawah jembatan Moro Krembangan yang dikenal sebagai Kampung 1001 Malam, Surabaya.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa secara khusus telah bertemu mereka sambil membagikan sembako September lalu. Saat ditanya mereka mengaku belum divaksin.

Maka Gubernur menerjunkan tim guna jemput bola kepada warga yang mayoritas bekerja sebagai pemulung dan pengamen jalanan ini, Selasa (21/12).

Tim terdiri dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jatim, Dinas Kesehatan Jatim bekerjasama dengan Puskesmas Dupak, Surabaya. Alhasil ada 228 orang mendapat vaksin dosis kedua.

Berita Menarik Lainnya:  Yayasan Abdi Husada Utama Beri 1000 Vaksin Sinovac untuk Anak Usia 6 - 11 Tahun

“Akhir September lalu kita sudah terjunkan tim untuk vaksinasi dosis pertama. Dari 228 sasaran, yang memenuhi syarat ada 160 orang. Sekarang kita datangi lagi untuk vaksinasi dosis kedua,” tutur Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Selasa (21/12).

Dari 160 sasaran vaksinasi dosis pertama saat ini baru 120 orang yang memenuhi syarat vaksinasi dosis II.

Kata Khofifah tempat tinggal warga di bantaran sungai membuat mereka kurang mendapat akses dan informasi layanan vaksinasi.

Berita Menarik Lainnya:  Khofifah Buktikan Jatim Jadi Produsen Padi Terbesar Nasional

Selain itu mayoritas tidak teregistrasi sebagai warga setempat. Maka layanan vaksinasi harus diberikan dengan sistem jemput bola.

“Semua warga di Kampung 1001 malam dimaksimalkan untuk dapat vaksinasi. Apakah bagi mereka yang sudah memiliki catatan kependudukan maupun yang masih termasuk ‘ unregistered people,” ujar Khofifah.

Untuk menjangkau vaksinasi bagi kelompok tunawisma dibutuhkan pendekatan khusus. Salah satunya layanan jemput bola kali ini.

Di Kampung 1001 malam ada 450 warga dari 180 KK. Dari situ baru 45 warga tercatat sebagai penerima BLT dan PKH.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280