Jatim Raih Simpul Jaringan Terbaik Nasional 2021, Selamatkan Arsip Bagi Generasi

Gubernur Jatim, Khofifah saat menerima penghargaan | Foto: Humas Pemprov Jatim
Gubernur Jatim, Khofifah saat menerima penghargaan | Foto: Humas Pemprov Jatim
Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Jakarta – Pemprov Jawa Timur berhasil meraih anugerah Simpul Jaringan Terbaik Nasional (SJTN) Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN) 2021 dari Badan Arsip Nasional Republik Indonesia.

Mewakili Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Prov. Jatim Ir. Tiat S. Suwardi, MSi menerima penghargaan tersebut dari Kepala Arsip Nasional RI Drs. Imam Gunarto, M.Hum di Kantor Arsip Nasional Jakarta Pusat, Jumat (10/12/2021).

Bacaan Lainnya
banner 1024x1366

Penghargaan berupa piagam tersebut diperoleh berdasarkan Keputusan Kepala Arsip Nasional RI nomor 383 tahun 2021 tentang Penetapan Simpul Jaringan Terbaik Nasional tahun 2021 dengan skor 223,8.

Selain Pemprov Jatim, penghargaan yang sama diberikan kepada Pemprov Aceh, Pemkot Bukittinggi Sumatera Barat, Pemkab Bogor Jawa Barat, dan Pemkab Magelang Jawa Tengah.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasinya dan ucapan terima kasih.

Berita Menarik Lainnya:  Anggota DPRD Jatim Dorong Pemerintah Beri Bantuan Pemulihan Ekonomi Ditengah Pandemi

Penghargaan itu menjadi pelecut semangat untuk meningkatkan mutu dan kualitas Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN) dan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN) di Jawa Timur.

“Kami sangat menyadari bahwa apa yang telah kami lakukan untuk pengembangan Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN) dan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN) di Jawa Timur mungkin belum seberapa dan banyak hal yang perlu dibenahi agar SIKN dan JIKN pada gilirannya mampu mengedukasi bangsa melalui khasanah arsip yang telah diinput ke dalam Sistem Informasi Kearsipan Nasional dan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional,” ujar Khofifah.

Menurutnya upaya menjadikan pengelolaan informasi melalui jaringan menemui beberapa kendala, salah satunya keterbatasan SDM yang memiliki kualifikasi teknis jaringan.

Di satu sisi, arsiparis harus mampu menyediakan informasi yang autentik dan bersifat terbuka pada masyarakat luas. Tetapi Pemprov Jatim akan terus ihtiar.

“Ini sebuah tantangan besar yang harus dihadapi SDM kearsipan,” terangnya.

Guna menghadapi era pemberlakukan e-government Pemerintah Jawa Timur terus mempersiapkan diri di segala lini dengan cara beradaptasi dengan penyelenggaraan pemerintahan berbasis elektronik.

Berita Menarik Lainnya:  Menumbuhkan Semangat Nasionalis Ala Santri Nurul Huda Pule

Termasuk yang dapat diikuti lembaga kearsipan daerah kabupaten/kota se-Jawa Timur, sehingga bersama-sama berperan aktif dalam menyediakan informasi arsip dinamis dan arsip statis Jawa Timur secara lebih luas.

Khofifah berkomitmen untuk mengemban amanah dalam penyelamatan arsip bagi generasi mendatang.

Bahkan, kata dia, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, sebagai simpul JIKN menyediakan informasi guna mendukung akses dan layanan kepada masyarakat. SIKN dan JIKN sendiri merupakan simpul jaringan yang memberi peluang menyediakan akses arsip untuk dikenal masyarakat lebih luas.

“Tentu harapan kami agar arsip dinamis dan arsip statis dapat disajikan dengan cepat, tepat, mudah dan murah. Ini hal yang tidak mudah bagi kami,” tandasnya,

Penyelenggaraan kearsipan sesuai Undang – undang nomor 43 tahun 2009 tentang kearsipan bertujuan untuk mendinamiskan penyelenggaraan kearsipan nasional sebagai suatu sistem yang komprehensif dan terpadu.

“Selain itu, menjamin keselamatan dan keamanan arsip sebagai bukti pertanggungjawaban dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara serta memori kolektif bangsa,” ucapnya.

Berita Menarik Lainnya:  PT Matahari Sakti-Vinautism Gallery Pertemukan Perupa Jatim dan Yogyakarta

Lebih lanjut, sistem dan jaringan SIKN dan JIKN diharapkan mampu merekonstruksi secara intelektual dan virtual keseluruhan arsip yang tersebar keberadaan dan pengelolaannya di seluruh wilayah Indonesia.

Sehingga, masyarakat atau perorangan akan dengan mudah menelusuri dan berhubungan di antara kelompok di masyarakat dalam membangun bangsa, termasuk semua kegiatan kepemerintahan yang terekam dalam arsip.

“Pada sisi ini Sistem Informasi Kearsipan Nasional dan Sistem Informasi Kearsipan Nasional akan memberikan wujud nyata pada visi penyelenggaraan kearsipan nasional yang menjadikan arsip sebagai simpul pemersatu bangsa,” jelasnya.

Dengan menyediakan akses yang luas dan mudah terhadap arsip dinamis dan statis, Gubernur Khofifah berharap, SIKN dan JIKN otomatis mendukung upaya penegakan hak warga negara untuk memperoleh informasi.

Perkembangan teknologi informasi yang cepat menuntut lembaga penyedia informasi memberikan layanan yang cepat dan dapat diakses kapanpun dan di manapun.

“Termasuk fenomena tersebut mengharuskan kita menyiapkan lembaga kearsipan cepat beradaptasi dengan perubahan, bergeser kearah yang lebih maju,” pungkasnya.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280