Imbas Naiknya BBM, Organda Probolinggo: Revisi Perwali Soal Tarif Angkot

Angkutan
Transportasi angkutan umum Probolinggo
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-PROBOLINGGO- Imbas naiknya harga BBM, penyesuaian terhadap tarif angkot dilakukan di berbagai daerah. Organisasi Angkutan Darat (Organda) Probolinggo juga meminta Perwali nomor 5 tahun 2015 tentang tarif jasa angkutan umum di Kota Probolinggo direvisi.

Ketua Organda Probolinggo, Tomy Wahyu Prakoso menjelaskan, aturan pemberlakuan tarif angkutan kota di Probolinggo sudah tidak mumpuni lagi.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Menuju PCNU Besuki, 5 MWCNU Wilayah Barat Gelar Rapat Pemantapan
banner 1024x1366

Dengan adanya kenaikan harga BBM saat ini, dia juga sudah menyampaikan surat resmi pada Dinas Perhubungan Kota Probolinggo terkait permintaan revisi Perwali itu.

“Beberapa hari yang lalu, kita bertemu Dishub terkait dengan tarif angkutan kota ini, ya tentu sangatlah berdampak pada para sopir angkutan ini, di surat itu saya menyampaikan jika tarif angkutan umum direvisi jadi Rp7.000 dari Rp6.000, untuk tarif pelajar Rp4.000,” ucapnya, Sabtu (10/09/2022).

Berita Menarik Lainnya:  Harga Daging Ayam Meroket, Pedagang Pasar Kronong Menjerit

Dia menilai jika tarif angkutan itu tidak bisa diukur dari harga BBM saja, namun juga perawatan mesin. Katanya kenyamanan penumpang, perlu diperhatikan saat menggunakan jasa angkutan umum.

“Ya dalam momen ini jadi pintu masuk menarik kembali kepercayaan masyarakat mamakai angkutan umum, kita harus bisa buktikan dengan transportasi umum itu lebih praktis dan ekonomis,” tambahnya.

Menurutnya, selain mengurangi kemacetan di Kota Probolinggo, dia berharap mampu menghidupkan mosa transportasi yang kian pudar tergerus zaman.

Berita Menarik Lainnya:  Harga Kedelai Meroket, Pedagang Tahu-Tempe Menjerit

Di lain sisi Kepala Dishub Kota Probolinggo Agus Efendi, usai sidang di DPRD Kota Probolinggo menjelaskan, usulan Organda akan dibahas dalam rapat Minggu depan.

“Nanti akan saya rapatkan dengan pihak terkait, dan akan kita laporkan pada pimpinan untuk hasil rapatnya, terkait dengan kenaikan tarif angkot, karena menurut mereka ini, harga sparepart unit juga ikutan naik, seiring dengan naiknya harga BBM,” pungkasnya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280