Ikut Berduka, GMNI Probolinggo Gelar Doa Bersama untuk Korban Gempa Cianjur

Korban Gempa
GMNI Probolinggo ucapkan duka cita dan doa bersama untuk korban gempa Cianjur, Jawa Barat

BERITABANGSA.COM – PROBOLINGGO – DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Probolinggo turut menyampaikan ucapan duka dan doa kepada masyarakat yang menjadi korban gempa bumi di Kabupaten Cianjur Jawa Barat, Senin (21/11/2022).

Aksi empati itu, turut disampaikan sembari menggelar doa bersama kepada para korban gempa bumi di Cianjur.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Ketua FKWUB Pamekasan Apresiasi Irjen Pol Nico Afinta
banner 1920x1080

Beberapa kader tampak khidmat membaca doa di Sekretariat DPC GMNI, Desa Kalirejo, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo.

“Turut berdukacita atas terjadinya bencana gempa berkekuatan 5,6 skala richter di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada hari Senin siang, dengan pusat gempa di sebelah barat daya Kabupaten Cianjur. Kami mendoakan seluruh warga masyarakat yang menjadi korban bencana ini dan terdampak gempa diberi kekuatan dan ketabahan menghadapi cobaan ini,” kata Ketua DPC GMNI Probolinggo, Dwi Joko Hardiono.

Berita Menarik Lainnya:  Kodim 1715 Bareng Masyarakat Yahukimo Peringati Maulid Nabi

Pihaknya berharap, agar korban jiwa atas gempa Cianjur diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Terhadap keluarga korban, semoga diberikan kekuatan dan ketabahan.

“Terhadap korban yang luka-luka dan dirawat, semoga lekas sembuh dan mendapatkan perawatan maksimal,” jelas Dion, sapaan akrabnya.

Pihaknya juga meminta pemerintah segera memberikan pelayanan terbaik bagi warga Cianjur. Terutama recovery pasca terjadinya gempa.

Berita Menarik Lainnya:  Antisipasi Penyebaran Corona, Satgas Covid-19 Gelar Rapid Antigen di Pusat Perbelanjaan

Sebelumnya, gempa bumi berkekuatan M 5,6 terjadi di Cianjur, Jawa Barat pada Senin (21/11/2022) pukul 13.30 WIB.

Data terbaru PMI, korban jiwa akibat gempa tersebut tercatat 56 orang meninggal dunia. Sedangkan ratusan orang luka-luka.

Beberapa pasien yang luka-luka, dirawat di RSUD Sayang. Selain itu, beberapa korban dirawat di RSUD Cimacan.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *