Hindari Kerumunan, Santunan 510 Yatim Dharma Wanita Bondowoso Digelar Virtual

Santunan 510 yatim yang digelar secara virtual di pendopo bupati
Keterangan foto : Santunan 510 yatim yang digelar secara virtual di pendopo bupati
Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Bondowoso – Dharma wanita Persatuan Bondowoso menggelar santunan 510 yatim piatu dengan virtual. Acara tersebut digelar dengan virtual untuk menghindari terjadinya kerumunan.

Santunan diberikan langsung oleh istri Bupati Bondowoso, Siti Maimunah Salwa Arifin, dan Ketua Dharma wanita persatuan Kabupaten Bondowoso, Suhartatik Soekaryo, di Pendapa Bupati.

Bacaan Lainnya
banner 1024x1366

Ketua Panitia Masrurah Holil mengatakan, kegiatan santunan yatim dan seminar bela negara tersebut merupakan program kerja Dharma Wanita Persatuan Bondowoso dalam rangka HUT ke – 76 RI dan Tahun Baru Islam 1443 Hijirah.

Berita Menarik Lainnya:  Bondowoso Raih WTP 8 Kali Berturut-turut

“Hari ini kami menyantuni 510 anak yatim,” katanya, Kamis (26/8/2021).

Dari keseluruhan tersebut, kata Masruroh hanya 20 anak yang dihadirkan di Pendapa. Kemudian 20 anak lainnya diserahkan  dirumahnya masing-masing. Sedangkan santunan lainnya diberikan oleh DWP OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terdiri dari 28 OPD. Dengan jumlah santunan sebanyak 273 anak.

“Sementara, untuk DWP unit pelaksana Kecamatan, yang tersebar di 23 kecamatan yang ada, bisa menyantuni sebanyak 197 anak yatim,” ujarnya.

Berita Menarik Lainnya:  Hindari Kerumunan, Pemkab Bondowoso Gelar Tes Tulis Cakades di Empat Lokasi

Sementara itu, Suhartatik Sukaryo selaku ketua DPP Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bondowoso mengapresiasi kegiatan yang tanpa lelah menuangkan gagasannya sehingga kegiatan tersebut berjalan dengan baik.

“Semua pengurus dari Kabupaten, OPD (Organisasi Perangkat Daerah) maupun di Kecamatan sangat kompak menyukseskan acara ini,” ujarnya.

Ia mengaku, pihaknya sengaja menyebar kegiatan santunan itu ke seluruh Dharma Wanita di instansi pemerintah hingga kecamatan. Tujuannya, anak yatim yang berada disekitarnya, dapat menimbulkan rasa peduli dari para anggota Dharma Wanita.

“Karena saya nilai sesuai dengan tujuan dharma wanita, yakni menyejahterakan anggota dan menyejahterakan masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Berita Menarik Lainnya:  Kapolri Kirim Sapi Kurban ke Nurut Taqwa, Kiai Nawawi Maksum : Ini Sangat Bermanfaat Saat PPKM Darurat

Ia berharap, hal demikian bisa dijadikan sebagai budaya serta dijadikan sebuah karakter DWP Bondowoso. Sehingga para anggota diharapkan peduli terhadap anak yatim dan orang-orang kurang mampu.

“Supaya AD/ART tidak hanya dijadikan sebagai jimat. Tetapi bisa diimplementasikan dalam berbagai macam program yang bisa kita lakukan,” ujarnya.

Pihaknya mengaku memang sengaja tidak memberikan target bagi unit pelaksana DWP. Tujuannya adalah untuk menumbuhkan rasa empati pada anak yatim, serta orang-orang yang kurang mampu disekitar mereka.

“Tidak saya target, karena untuk menanamkan rasa ikhlas pada setiap anggota,” pungkasnya.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280