Haru Biru Sambut Kedatangan Ratusan Jemaah Haji Asal Jombang

Jemaah Haji
Seorang Jamaah Haji saat melepas kerinduan bersama keluarganya di depan Kantor Bupati Jombang
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-JOMBANG – Rombongan jemaah haji kelompok terbang (Kloter) 35, tiba dengan selamat di kota santri Jombang beriman. Ada 10 bus merangsek di pendapa kantor Bupati Jombang, Rabu (10/8/2022) pukul 22.30 WIB.

Suasana haru pecah saat jemaah haji berjumpa keluarganya, penjemput.

Bacaan Lainnya
banner 1024x1366

Mereka saling berpelukan dengan mata sembab, tak sedikit yang meneteskan air mata.

Mereka disambut senang oleh Bupati Jombang bersama Forkopimda. Di depan kantor Bupati, para jemaah haji berkumpul mengikuti doa bersama.

Sesejuk angin malam, alunan selawatan, menambah kantor Bupati Jombang kian sakral. Doa pun dipanjatkan, suara tangis dari sejumlah orang terdengar.

Berita Menarik Lainnya:  Maksimalkan Pemasaran Produk Lokal, Toko Modern Gelar Pelatihan Manajemen Ritel

Jemaah haji kloter 35 ini berjumlah 441. Saat pulang jemaah berkurang. Kata Bupati Mundjidah Wahab, satu orang meninggal di tanah suci, dan 2 jemaah lainnya masih dirawat di Sukolilo lantaran sakit.

“Malam ini ada 441, yang 2 masih ada di Sukolilo. Ini kloter yang ke 35,” ujar Bupati Jombang kepada Beritabangsa.com pada, Rabu (10/8/2022) malam.

Disinggung jemaah haji yang meninggal secara keseluruhan asal Kabupaten Jombang, Mundjidah Wahab menyebut ada dua orang. Satu meninggal saat menjalankan ibadah haji di tanah suci, satu orang lainnya meninggal saat Tanazul.

Sementara keseluruhan bagi jemaah haji yang Tanazul, Bupati Jombang menyebut ada 4 orang. Mereka diketahui sakit yang kini masih dalam perawatan yang maksimal.

“Yang Tanazul keseluruhan cuma 3. Mereka sakit dan pulang dulu,” tandas Bupati Jombang Mundjidah Wahab.

Berita Menarik Lainnya:  Hardiknas 2021, Kadisdikbud Jombang Refleksikan Pendidikan di Masa Pandemi

Penjemput Rela Berdiri di Gerbang Pendapa

Jemaah haji
Seorang keluarga jemaah haji yang sedang menunggu kedatangan keluarganya dari tanah suci dibalik pintu gerbang kantor Bupati Jombang

Pantauan di lokasi, tak semua keluarga diperkenankan bisa memasuki kawasan pendapa Kabupaten Jombang. Lautan manusia keluarga jemaah haji, menanti di balik gerbang kantor Bupati Jombang ini.

Dengan wajah penuh tangis, mereka memegang erat gerbang yang dijaga ketat pihak kepolisian sembari memanggil kerabatnya yang tiba dari tanah suci.

Begitu selesai sambutan dan doa bersama dengan bupati, rombongan jemaah haji keluar dari pendapa secara bergantian.

Suasana haru dengan diwarnai tangisan, kembali terjadi di kawasan samping alun-alun Jombang ini. Mereka melampiaskan momen kerinduannya dengan saling berpelukan.

Salah satu dari jemaah haji setempat ini, Ima Mahmudiah (36) mengaku senang bisa kembali merasakan kebersamaan dengan keluarganya di tanah air. Ia mengaku sangat merindukan keluarganya, terutama ke-tiga anaknya yang salah satunya masih usia dini.

Berita Menarik Lainnya:  LDII Gelar Munas ke IX Dengan Prokes Ketat

“Alhamdulillah sangat senang Mas, rasanya campur aduk ketika tadi melihat anak dari kejauhan. Ketika saya keluar langsung saya peluk mas ke-tiga tiganya,” jelas Mahmudiah menyambut anaknya.

Warga Jogoroto, Jombang ini mengaku jika perjalanan ibadah di tanah suci lancar. Meski sempat dihiasi kesakitan ringan, mulai dari flu hingga batuk-batuk. Namun ia mengaku sudah bersyukur, bisa menjalankan rukun Islam yang ke-5 ini.

“Kalau sakit, biasa saja. Cuma flu dan batuk-batuk gitu. Tapi bersyukur sudah mas, sudah bisa menjalankan Ibadah haji dengan lancar dan selamat sampai kembali ke kediaman,” pungkasnya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280