Hari Anti Korupsi se-Dunia, Kejari Bondowoso: Korupsi Berawal dari Hal Kecil

Kejaksaan Negeri Bondowoso | Foto: Muslim
Kejaksaan Negeri Bondowoso | Foto: Muslim
Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Bondowoso – Hari Anti Korupsi se-Dunia, diperingati setiap tanggal 9 Desember. Momentum itu, menurut Kepala Seksi Intel Kejaksaan Negeri Bondowoso, Sucipto, dipahami bahwa korupsi itu terjadi berawal dari hal kecil.

Seperti berawal dari pungutan yang tidak jelas, yang nantinya bisa berkembang menjadi korupsi yang lebih besar.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Gubernur Khofifah Berbagi Strategi Percepat Pemulihan Ekonomi dan Penanganan Covid-19 di Kampus IPDN Jatinango
banner 1024x1366

“Salah satunya, penggunaan DD/ADD yang dinilainya juga menjadi ‘lahan’ yang rawan korupsi manakala tak dilaksanakan sesuai perundang – undangan,” ujarnya, via selulernya, Kamis (9/12/2021).

Seperti kasus yang menimpa mantan Kades Sempol, di Kecamatan Ijen. Karena itulah bertepatan dengan Hari Anti Korupsi Sedunia ini, Sucipto mengingatkan agar para Kepala Desa hendaknya taat azas dan aturan. Tidak menggunakan anggaran sembarangan.

Berita Menarik Lainnya:  Wabup Bondowoso Pastikan Wisata Boleh Buka Dengan Prokes Ketat

Penggunaan anggaran agar lebih tertib administrasinya, dan jelas penggunaannya.

“Kalau tidak tahu, bertanya lebih baik. Daripada salah jalan,” ujarnya.

Kejari Bondowoso sendiri telah membuat program ‘Jaga Desa’ yakni dengan turun ke desa-desa melakukan pembinaan. Agar dalam penggunaan DD/ADD tidak sampai timbul masalah hukum.

“Program Jaga Desa ini tiap tahun kita jalankan. Tapi, kemarin tak sempat kita jalankan, karena kondisi pandemi Covid-19,” pungkasnya.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280