Gunung Bromo Aman, Pemkab Tingkatkan Mitigasi Kebencanaan

Plt Bupati Probolinggo Timbul Prihandjoko bersama Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi ke pos pantau Gunung Bromo | Foto: Humas Pemkab Probolinggo
Plt Bupati Probolinggo Timbul Prihandjoko bersama Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi ke pos pantau Gunung Bromo | Foto: Humas Pemkab Probolinggo
Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Probolinggo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo memperkuat mitigasi kebencanaan di tengah musim penghujan dan terus memantau aktivitas gunung aktif Bromo.

Untuk memastikan kesiagaan bencana, Plt Bupati Timbul Prihandoko, bersama Kapolres Probolinggo mengunjungi pos pantau gunung Bromo, Selasa (7/12/2021).

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Operasi Zebra 2021, Prioritaskan Pengendara yang Abai Prokes

Tak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Probolinggo juga meningkatkan kesiagaan bencana dan langkah-langkah mitigasi bila terjadi bencana.

Hal itu dilakukan Pemkab dalam mengurangi risiko bila terjadi bencana baik banjir, tanah longsor, dan gunung berapi.

Plt Bupati Probolinggo Timbul Prihandjoko bersama Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi meninjau pos pantau di Gunung Bromo, untuk menjadi penguatan mitigasi bencana.

Kapolres Probolinggo Teuku Arsya menjelaskan, kunjungan ke pos pantau gunung bromo merupakan upaya dini kesiagaan bencana dan memperkuat tanggap darurat.

Berita Menarik Lainnya:  Ijen Geopark Run Exhibition 2021, Wabup Irwan : Promosikan Wisata Ijen Kalderan dengan Olah Raga

“Kegiatan di pos pantau Bromo untuk memastikan aktivitas vulkanik Gunung Bromo terpantau aman,” ujarnya.

Di lain pihak, pihaknya ingin memperkuat koordinasi dengan PVMBG, BPBD dan Pemkab Probolinggo untuk kepentingan strategi Mitigasi Bencana.

“Alhamdulillah, kondisi Gunung Bromo sangat aman dan layak dikunjungi,” kata AKBP Teuku Arsya Khadafi saat mendampingi Plt Bupati Probolinggo Timbul Prihandjoko.

Terkait erupsi gunung Semeru yang masih berlangsung, Kapolres Probolinggo juga memastikan wilayah kabupaten Probolinggo tidak terdampak.

Berita Menarik Lainnya:  Operasi Yustisi Diintensifkan Jelang Akhir Tahun 2021

Namun Kapolres meminta masyarakat tetap waspada di tengah cuaca yang cenderung ekstem dan tetap menggunakan masker sebagai pelindung.

Petugas pos pantau gunung Bromo Wahyu Andrian kepada wartawan menjelaskan, status Bromo masih waspada dan merekomendasikan jarak aman 1 kilometer dari puncak.

“Terkait erupsi Semeru, gunung Bromo tidak saling terkait dan memiliki sistem magma sendiri. Memang getaran erupsi Semeru sempat terpantau dari alat semograf di sini,” jelas Wahyu Andrian.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280