FJS Peduli Korban Dugaan Pemukulan Oknum Polisi Sidoarjo

Januar Fahmi (kanan) Perwakilan Front Jurnalis Sidoarjo (FJS) memberi santunan korban dugaan Pemukulan oleh Oknum Polisi saat Razia Balap Liar di Desa Gilang Kecamatan Taman | Foto: Muhaimin
Januar Fahmi (kanan) Perwakilan Front Jurnalis Sidoarjo (FJS) memberi santunan korban dugaan Pemukulan oleh Oknum Polisi saat Razia Balap Liar di Desa Gilang Kecamatan Taman | Foto: Muhaimin
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-SIDOARJO – Front Jurnalis Sidoarjo (FJS) sambangi pelajar yang diduga menjadi korban pemukulan oknum polisi di Sidoarjo.

Ads

Dugaan pemukulan itu terjadi saat Satuan Lalu Lintas Polresta Sidoarjo melakukan giat razia balap liar pada Jumat (17/12/2021) malam di Desa, Gilang , Kecamatan Taman, Sidoarjo.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  CJH Furodah Datangi Kantor Biro Perjalanan Wisata Sidoarjo

Imam Hambali, koordinator FJS mengatakan, kegiatan sosial ini merupakan wujud keprihatinan FJS terhadap korban pemukulan yang diduga dilakukan oknum polisi. Apalagi korban statusnya masih pelajar.

“Atas kejadian ini, kami atas nama FJS merasa prihatin, di tengah banyaknya sorotan terkait kinerja kepolisian, di Sidoarjo ada kejadian seperti ini. Kalau memang dugaan itu benar. Tentu menjadi tambahan deretan kasus yang dilakukan oknum kepolisian,” katanya, Rabu (22/12/2021).

Berita Menarik Lainnya:  Ketum PMII Sidoarjo: Posisi PMII Mitra Pemkab

Imam menambahkan, pihaknya sengaja memberikan santunan terhadap korban untuk menjadi bahan evaluasi pihak kepolisian.

Dia juga menekankan polisi harus segera mengambil tindakan akan kejadian itu walaupun pihak keluarga korban tidak memperpanjang hal tersebut.

“Polisi harus segera mengambil tindakan atas kejadian ini,” imbuh Imam.

Sementara, Rifai (46) ayah korban, menyesalkan tindakan pemukulan yang diduga dilakukan oknum polisi tersebut

Berita Menarik Lainnya:  Siapkan Pelaksanaan Pilkades Serentak, Pemkab Gelar Sosialisasi pada 171 BPD

“Anak saya bukan pelaku kriminal harusnya tidak usah sampai dipukul seperti itu,” katanya.

Selain itu Rifai berharap kalaupun kejadian tersebut memang benar dilakukan oleh oknum kepolisian, semoga ke depan tidak ada perbuatan serupa dalam pembubaran atau razia balap liar.

“Kalau kejadian pemukulan saat razia balap liar itu benar, semoga ke depan tidak terulang kembali,” pungkasnya penuh harap.

Pos terkait

banner 768x1152